![]() |
| Wakil Wali Kota Manado, Harley Mangindaan |
SUARA PEMBAHARU – Di Momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Wakil
Wali Kota Manado Dr Harley Mangindaan menilai pendidikan merupakan tolak ukur
pembangunan manusia karena, pendidikan membantu manusia meningkatkan hidupnya
ke arah yang lebih baik.
“Lewat pendidikan,
kita dibentuk sebagai pribadi yang bukan hanya paham soal nilai-nilai
kemanusiaan saja, tetapi kita juga harus menerapkannya dalam hidup sehari-hari,”
ucap Ai Mangindaan sapaan akrab Wawali Manado ini.
Refleksi ini,
ternyata menjadi tantangan tersendiri baginya. Apalagi, dalam tugasnya untuk
mengawal peningkatan pendidikan di Kota Manado.
Dijelaskannya,
peningkatan pendidikan di Kota Tinutuan ini, perlu disokong dengan inovasi
segar dan berkesinambungan, seperti pemberian beasiswa bagi mereka yang
berprestasi tanpa memandang perbedaan ekonomi.
Dia mengakui,
pemberian beasiswa adalah hal yang lumrah dan sering dilaksanakan oleh
pemerintah. Akan tetapi, hanya sedikit saja yang konsisten menerapkan program
ini. Padahal, hal ini merupakan rangsangan positif bagi keluarga dan siswa/i
agar bergairah dalam belajar. ”Ini stimulus. Makanya harus dikawal supaya
berjalan terus,” ujar Ai Mangindaan.
Mangindaan menambahkan, inovasi lain yang bisa
menjadi salah satu solusi yakni, bantuan bersyarat(conditional cash
transferbantuan), khusus bagi keluarga miskin.
”Syarat yang pertama
adalah, setiap keluarga harus memiliki memiliki anak usia sekolah. Syarat yang
kedua, anak yang bersekolah itu harus memiliki record kehadiran belajar di
sekolah lebih dari 80 persen,” tutur .Mangindaan
Meski demikian, Ai
mengingatkan beasiswa dan prestasi, jangan digunakan sebagai dalil untuk
belajar. Sebab, akan berpotensi mengubah perilaku belajar siswa. ”Yang penting,
mari kita sekolah, mari kita belajar lebih giat. Ilmu itu baik dan banyak
manfaat. Raihlah ilmu. Bukan beasiswa atau prestasi. Itu hanya faktor
pendukung, agar kita bisa menjadi generasi muda yang berguna bagi bangsa,
negara, Sulut dan Kota Manado. Bantu dikawal ya,” ujar Ai Mangindaan. (MO3)

Post a Comment