![]() |
| (foto ist) Tim Kolitang Minahasa tampil di Makassar Jazz Festival |
![]() |
| (foto ist) Pantai Patokan di Boltim-Sulawesi Utara |
SUARA PEMBAHARU- Sejam jelang soft opening Platinum Cineplex yang berlokasi di lantai 3 gedung Citiemart Bitung, tampak kesibukan kru bioskop dibawa bendera PT,Trivista Multivision Plus ini.
Menurut Stefanus Nicko Andrean, Manager Platinum Cineplex Bitung, bahwa soft opening hari ini, Minggu (28/8/2016) merupakan cabang ke 6 dari Platinum Cineplex di Indonesia.
Dengan harga tiket masuk yang relatif murah untuk bioskop sejenis, hanya dengan merogoh kocek sebesar Rp.35.000 untuk hari Senin-Kamis sudah dapat menikmati film dua dimensi favorit anda, dan untuk jum'at Rp,40.000 serta Rp.50,000 untuk akhir pekan.
Didukung 3 studio dengan total kapasitas dapat menampung 754 penonton interior menarik dan tentunya canggih, Platinum Cineplex Bitung siap memanjakan penikmat film kota Bitung.
Kapasitas studio Satu jumlah 249 orang, Studio Dua 270 orang, dan Studio 3 jumlah 278 penonton.(Licin)
SUARA PEMBAHARU- Memiliki Tattoo disalah satu bagian tubuh selalu identik dengan "kriminal" atau kaum yang anti sosial. Namun, hal ini secara perlahan mulai ditepis oleh mereka yang menekuni dunia melukis dengan media tubuh manusia ini dengan menjadikan tattoo sebagai salah satu bagian dari seni. Seperti yang dijelaskan oleh ketua panitia pelaksana kontes Tattoo yang diselenggarakan untuk pertama kalinya di kota Bitung Donny Manan.
Kontes yang memperebutkan hadiah satu set alat Tattoo senilai 1,5 Juta Rupiah untuk juara pertama ini, salah satu tujuannya adalah merubah pandangan masyarakat umum dimana tattoo identik dengan penjahat ataupun preman.
Terbukti, menurut Donny yang mengajak awak media ini berkeliling di area kontes, dimana salah satu peserta kontes termuda Andriko Palit (15) asal Tomohon menjadi tattooist termuda yang menekuni dunia tattoo dari ayahnya yang juga adalah seorang Tattooist profesional yang tergabung di Manguni Rajah Community.
Andriko yang baru mulai menekuni tattoo dua bulan lalu ini, terinspirasi talenta yang dimiliki orang tuanya dan juga hal itu didukung oleh mereka. Walaupun kontes ini adalah yang pertama, namun tangan Riko sapaan akrab remaja ini terlihat lincah melakukan hal itu.
" Saya belum lama serius menekuni tattoo ini, awalnya hanya sering melihat orang tua yang memang seorang seniman tattoo, dan saya ikut kontes ini untuk menguji kemampuan mental,"ujar remaja asal Tumatantang Kota Tomohon ini sambil terus membuat tattoo dipunggung salah satu model yang disiapkan penyelenggar, Sabtu (27/8/2016). (Licin/SP)
SUARA PEMBAHARU- Puluhan Tattoo Lovers memenuhi Spazio Cafe dibilangan puaat pertokoan Girian, Kota Bitung sejak, Jum'at (26/8/2016) sampai hari ini, Sabtu (27/8/2016) dalam rangka mengikuti kontes Tattoo yang diselenggarakan oleh Manguni Rajah Community Manado.
Manguni Rajah adalah komunitas tattooiest dan tattoo lovers yang dikomandani oleh Danny Manan ini, dimana isinya adalah mereka yang punya talenta seni melukis dengan media tubuh manusia ini terbentuk sejak Tahun 2007 dan kontes yang digelar di Bitung kali ini adalah yang pertama.
"Kami menggelar kegiatan ini di Bitung untuk memberikan apresiasi kepada member atau anggota Manguni Rajah Community yang sebagian besar berdomisili disini," ungkapnya saa ditemui disela sela pelaksanaan kegiatan tersebut dihari kedua.
Menurut Donny lagi, kontes ini melombakan dua kategori. Yaitu, kategori Black and Grey dan kategori Colours.
" Hari ini kita lombakan kategori colours, setelah kemarin kategori black and grey sudah selesai. Dan hari ini juga ada sekitar 30 peserta yang ikut dengan tema bebas," kata pria yang sudah tidak ingat lagi berapa banyak hasil karya tattoo yang dihasilkannya sejak menekuni dunia lukis melukis tubuh manusia ini.
Selain itu, Donny juga mengatakan bahwa iven ini diselenggarakan untuk mengubah image/pandangan masyarakat awam bahwa tattoo itu identik dengan sesuatu yang negatif atau yang berbau "kriminal".
" Tattoo itu sudah tidak lagi seperti dulu, dimana jika orang yang miliki tattoo identik dengan penjahat atau kriminal, justru sekarang tattoo identik dengan life style, karya seni tinggi dan tattoiest itu adalah satu profesi yang memiliki masa depan cerah dan menguntungkan," kata pemilik Studio Tattoo Triple A Manado yang menggeluti dunia tattoo sejak Tahun 1992 inI ramah.(Licin/SP)
![]() |
| suasanan The Coffee Bean & Tea Leaf di area Mantos 3 Manado |
![]() |
| Pulau cinta |