Suara Pembaharu ideas 2018
Showing posts with label agama. Show all posts

Bolmut, Suarapembaharu.com - Konsolidasi Pengurus Wilayah Mathla'ul Anwar di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara berlangsung sukses. Kegiatan yang dilaksanakan di Boroko Bolmut, Kamis (07/3/2019). Konsolidasi ini turut dihadiri tokoh-tokoh masyarakat dan agama di Bolmut.


Aiyam Lumabiang, pengurus Mathla'ul Anwar Bolmut menyambut antusias kedatangan Pengurus Wilayah MA ke Boroko dengan harapan konsolidasi ini dapat memperkuat berbagai program MA di Bolmut.

"Alhamdulillah kami sangat antusias karena dengan kedatangan Pengurus Wilayah MA dibawah kepemimpinan Ketua Umum Awaluddin Pangkey, insyaallah dengan kedatangan ini berbagai program MA di Bolmut bisa terlaksana dengan baik," ujar Aiyam Lumabiang.

Dalam sambutan Ketua Wilayah Mathla'ul Anwar Sulut, Awaluddin Pangkey menjelaskan bahwa Mathkaul Anwar (MA) berfokus pada tiga program utama yakni pendidikan, sosial dan dakwah.

"Alhamdulillah, kami bersyukur atas sambutan dari pengurus MA Bolmut, dengan tiga program utama yakni pendidikan,sosial dan dakwah. Konsolidasi ini juga sekaligus mempererat silahturahmi dan membangun keuhkuwahan dengan warga MA Bolmut," kata Awaluddin.

Dalam konsolidasi tersebut, Ketua Wilayah Mathlaul Anwar Sulut didampingi Wakil Ketua Rivan Kalalo, Wakil Sekretaris Roysman Humonggio, Ketua IPMA Sulut Jendri Frans Mamahit dan pengurus MA lainnya.

Kegiatan Konsolidasi ini sendiri akan berlanjut di Boltim, Manado dan Bitung.(*)

Makam Asy-Syarif Al-Habib Mustafa Al-Idrus Sultan Sabamban.
Suarapembaharu.com - Asy-Syarif Al-Habib Mustafa Al-Idrus beliau adalah anak pertama Sultan Asy-Syarif Alhabib Ali Al-Idrus dari istri kedua putri kesultanan Bone Sulawesi Selatan.

Pada saat menjelang De Banjarmasinche Krijg (Perang Banjar) yang di mulai tahun 1859 M, Sultan Asy-Syarif Alhabib Ali Al-Idrus wafat, lalu jabatan sebagai Raja Sabamban kedua yang seharusnya dijabat oleh Asy-Syarif Alhabib Mustafa Al-Idrus selaku putra Sultan Asy-Syarif Alhabib Ali Al-Idrus yang pertama lahir di Negeri Banjar itu, akan tetapi karena beliau tidak berkenan dan tidak menginginkan kedudukan itu, maka jabatan Raja Sabamban II diserahkan kepada keponakan beliau yaitu Asy-Syarif Alhabib Gasim bin Asy-Syarif Alhabib Hasan bin Sultan Asy-Syarif AlHabib Ali Al-Idrus.

Asy-Syarif Alhabib Mustafa bin Sultan Asy-Syarif Alhabib Ali Al-Idrus lebih memilih syiar agama islam ketimbang memangku jabatan sebagai Raja Sabamban II.

Asy-Syarif Alhabib Mustafa Al-Idrus mengembangkan syiar islam ke daerah-daerah di Kalimantan Selatan hingga akhir hayatnya.

Asy-Syarif Alhabib Mustafa Al-Idrus dimakamkan depan Masjid Tambarangan di daerah Tatakan, Kabupaten Tapin yang dikenal dengan makam "Turbah Tua" atau "Surgi Syarif Mustafa" yang sampai saat ini masih terjaga dan sementara dilakukan pemugaran oleh pihak keluarga serta warga setempat.

Di sebelah makam Asy-Syarif Alhabib Mustafa bin Sultan Asy-Syarif Alhabib Ali Al-Idrus ini juga terdapat makam istri kedua beliau. Dan sampai sekarang, makam beliau menjadi salah satu tempat yang sering di ziarahi oleh masyarakat, karena menurut cerita beliau adalah salah satu keturunan Sultan sekaligus Ulama dan Waliyullah yang memiliki banyak karomah.

Adapun beberapa karomah beliau antara lain :
1. Ketika beliau berbicara dengan Abahnya Sultan Asy-Syarif Alhabib Ali Al-Idrus, suaranya masih ada di tempat, akan tetapi beliau berdua sudah tidak terlihat lagi karena sudah jauh menghilang.
2. Apabila beliau berada di suatu tempat, dan ada orang belanda yang menunggang kuda atau menaiki kereta kuda, maka seketika juga kuda itu akan berhenti berjalan dan menurunkan ekornya menutupi bagian belakangnya.
3. Apabila beliau berwudhu, sewaktu-waktu beliau menceburkan diri ke sungai, ketika beliau naik ke daratan, hanya bagian wudhu (tubuh) yang basah.
4. Ketika ditembak, peluru hanya menempel di jubah beliau dan ketika dikibaskan peluru itu berjatuhan di tanah, sebagian lagi mengenai pepohonan.
5. Bila ada burung yang terbang di atas makam beliau akan terjatuh seketika.
6. Di waktu malam hari, makam beliau seperti ada cahaya yang terang.
7. Masyarakat sekitar kadang-kadang melihat dua ekor macan yang menjaga makam beliau.

Itulah beberapa karomah beliau yang sering diceritakan oleh masyarakat setempat dan para keluarga keturunan beliau.

Asy-Syarif Al-Habib Mustafa bin Sultan Asy-Syarif Al-Habib Ali Al-Idrus meninggalkan beberapa putra dan putri dari tiga orang istri beliau, yaitu ;

Dari putri Bugis di Batulicin, melahirkan :
1. Asy-Syarif Al-Habib Muhammad Al-Idrus
2. Syarifah Syaikha Al-Idrus

Dari istri kedua di Tatakan yang bernama Alama binti Amidin, keturunan Datu Labas (makamnya di Lok Paikat, Tapin), melahirkan :
3. Asy-Syarif Al-Habib Umar Al-Idrus (Makamnya di belakang Masjid Tambarangan)
4. Syarifah Alaiyah Al-Idrus
5. Syarifah Qomariah Al-Idrus
6. Syarifah Masturah Al-Idrus
7. Asy-Syarif Al-Habib Hasyim Al-Idrus (Makamnya di belakang Masjid Tambarangan).

Dari istri ketiga, Syarifah Mujenah binti Al-Habib Ali Asseggaf (Kandangan) :
8. Asy-Syarif Al-Habib Alwi Al-Idrus, tidak memiliki keturunan.

Anaknya Asy-Syarif Al-Habib Mustafa bin Sultan Asy-Syarif Al-Habib Ali Al-Idrus yang bernama Asy-Syarif Al-Habib Hasyim bin Asy-Syarif Al-Habib Mustafa Al-Idrus yang bermukim di daerah Tatakan, Rantau Kabupaten Tapin, memiliki tiga istri dan mempunyai keturunan antara lain :

1. Asy-Syarif Al-Habib Hasan Badri Al-Idrus (Domisili Jogja atau Bulungan).
2. Asy-Syarif Al-Habib Ahmad Al-Idrus (makamnya di Halong, Paringin).
3. Asy-Syarif Al-Habib Abu Bakar Al-Idrus (makamnya di depan makam Asy-Syarif Al-Habib Mustafa Al-Idrus).
4. Asy-Syarif Al-Habib Abdul Hamid Al-Idrus (Domisili Rantau)
5. Syarifah Aminah (Domisili Rantau)
6. Syarifah Zubaidah (Domisili dekat komplek makam Asy-Syarif Al-Habib Mustafa Al-Idrus).
7. Syarifah Aisyah (Domisili dekat komplek makam Asy-Syarif Al-Habib Mustafa Al-Idrus).
8. Syarifah Nurhayati/Ibu Ifah Nur (Domisili didepan Polsek Tambarangan).
Asy-Syarif Alhabib Muhamad Effendi Bin Hasan Badri Bin Hasyim Bin Mustafa Bin Asy-Syarif Alhabib Ali Al-Idrus Sultan Sabamban.
Lembaga pencatatan nasab keturunan Nabi Muhammad SAW Indonesia, Maktab Daimi Rabithah Alawiyah pada Sabtu 8 September hingga Rabu 12 September 2018 lalu sudah melakukan penelusuran ke makam Habib Mustafa Bin Syarif Ali Al-Idrus Sultan Sabamban dan keturununannya di daerah Tambarangan-Rantau yang dipimpin langsung Ketua Maktab Daimi Rabithah Alawiyah Pusat, Sayyid Ahmad Muhammad Alattas yang didampingi Sekertaris Maktab Daimi Rabithah Alawiyah, Sayyid Muhammad Baqir Alhaddad.

Selain melakukan penelusuran, Maktab Daimi Rabithah Alawiyah juga melakukan investigasi serta mewawancarai kepada beberapa saksi, salah satunya ahli nasab Dzurriyath Nabi Muhammad SAW wilayah Kalimantan Selatan yakni Sayyid Ahmad Bin Ali Bin Hasan Bin Tohir yang merupakan anak cucu dari Asy-Syarif Ali Al-Idrus Sultan Sabamban.

Hasil penelusuran yang dipimpin langsung Ketua Maktab Daimi Rabithah Alawiyah ini tidak terbantahkan lagi dengan adanya bukti dari salah satu anak cucu Asy-Syarif Alhabib Ali Al-Idrus Sultan Sabamban yakni Asy-Syarif Alhabib Muhamad Effendi Bin Hasan Badri Bin Hasyim Bin Mustafa Bin Asy-Syarif Alhabib Ali Al-Idrus Sultan Sabamban.
Surat keabsahan nasab Asy-Syarif Alhabib Muhamad Effendi Bin Hasan Badri Bin Hasyim Bin Mustafa Bin Asy-Syarif Alhabib Ali Al-Idrus Sultan Sabamban, yang dikeluarkan Maktab Daimi Rabithah Alawiyah.
Selain itu juga diperkuat dengan catatan register atau buku induk silsilah alawiyin pada 7 Juli 1997 silam atas nama Asy-Syarif Alhabib Muhamad Effendi Al-Idrus yang juga merupakan pimpinan Majelis Muhyin Nufuus yang berpusat di Kota Jogyakarta.
(tsir)

Manado, suarapembaharu.com - Ketua LPTQ Sulawesi Utara, H. Herson Mayulu menyebutkan berbeda pandangan dan pilihan politik tidak harus membuat berpecah-belah.


Semua harus jadi penyemangat untuk menjaga persatuan dan kesatuan yang selama ini sudah terjalin dengan baik.

Herson Mayulu mengatakan, Indonesia bangsa yang besar, semuanya saling berkaitan dalam berbagai perbedaan. Apalagi kita yang berada di Bumi Nyiur melambai ini, perbedaan tersebut selama ini justru sudah menjadi harmonis yang terbina dengan baik dengan menjunjung tinggi rasa toleransi.

"Berbeda pilihan itu biasa. Nabi Muhammad SAW selalu mengajarkan kepada kita untuk saling mencintai dan saling menghormati satu dengan yang lainnya," terang Herson Mayulu saat mengisi ceramah pada peringatan Maulid Nabi SAW 1440 Hijriah, di Kelurahan Ternate Baru, Kecamatan Singkil, Kota Manado, Selasa (4/12/2018) malam.

Dalam isi ceramahnya, Herson Mayulu mengajak serta berpesan kepada kaum muslimin agar bisa hidup berjamaah, hidup berdampingan dengan baik dan menjaga keukhuwahan atau persatuan dan kesatuan.

"Mari kita hidup rukun berjamaah, mari kita jaga ukhuwah Islamiah, karena kita (umat islam) merupakan umat yang rahmatan lil alamin," ajaknya. 

Karena lanjut Herson, sesuatu bisa rukun kalau dibangun di atas sikap saling pengertian. "Kalau saling pengertian, jangankan benar, salah pun bisa dimengerti. Jangan dibalik, jangan saling menyalahkan. Kalau kita saling menyalahkan, tentunya tidak baik untuk kita semua," pesan Herson Mayulu yang juga merupakan Caleg DPR RI Dapil Sulut ini.

Acara yang diselenggarakan Majelis Sholawat Taklim Qolbun Salim inj juga turut dihadiri Ketua IPKHI Sulut, H. Djafar Alkatiri, Ketua PHBI Manado, H. Amir Liputo, Kakandepag Manado, H. Irwan Musa serta tamu undangan lainnya.

(tsir)

Siswa-siswi Sanggar Seni Attanwir MAN Model 1 Manado.
Manado,Suarapembaharu.com - Puluhan qori dan hafidz Alquran MAN Model 1 Manado menggelar safari Haflah Alquran dan Pentas Seni Islami di MAN 1 Bolmong, Dumoga Timur, Senin (26/11/2018).

Acara digelar dalam rangka membangun dan menjalin silaturahmi antar madrasah itu dipimpin langsung Kepala MAN Model 1 Manado, H. Syarif Afiat Salim Raya, S.Ag M.M.

Selain ajang silaturahmi, kegiatan ini untuk memberikan semangat pada generasi muda Islam akan kecintaan pada Alquran.

"Ada 64 qori dan hafidz Alquran yang ikut dalam kegiatan ini. Mereka adalah anak-anak MAN Model 1 Manado yang tergabung dalam sanggar seni Attanwir MAN Model 1 Manado," uajrnya kepada Suarapembaharu.com.

Haflah Alquran dan pentas seni Islami ini disambut baik oleh Kepala MAN 1 Bolmong, Siti Lissyafa'atin S.Ag M.Pd beserta segenap guru dan siswa MAN 1 Bolmong.

"Tentunya kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan minat masyarakat khususnya umat Islam pada tilawah Alquran serta kesenian Islami," lanjut Syarif Raya sapaan akrab Kepala MAN Model 1 Manado.

Kepala MAN Model 1 Manado, H. Syarif Afiat Salim Raya, S.Ag M.M.
Syarif menambahkan, Haflah Alquran dan Pentas Seni Islami ini juga sebagai alat syiar Islam bagi umat. Sebab, ungkapnya, belakangan ini minat masyarakat untuk belajar tilawah Alquran, terutama nagham Alquran, tampak mulai menurun, khususnya di kalangan generasi muda.

Dirinya berharap melalui kegiatan seperti ini, pembinaan tilawah Alquran dapat terus ditingkatkan. "Jika lebih intens belajar tilawah Alquran, insya Allah akan mudah," harapnya.

Dalam Haflah Alquran dan Pentas Seni Islami akan menampilkan berbagai kegiatan diantaranya, Tilawah, Tausyiah, Nasyid, Hadrah, Samrah, Syahril qur'an, Fahmil qur'an, Hifdzul qur'an, Khathil qur'an dan Puitisasi Al qur'an.(tsir)

Kolonel Arm Soegeng Riadi saat melepas peserta lomba lari marathon.
Suarapembaharu.com - Dalam rangka memperingati Maulid Nabi besar Muhammad SAW Tahun 1440 Hijriah, Sabtu (24/11/2018) pagi tadi, Korem 131/Santiago bekerjasama dengan remaja Masjid Istiqlal Manado Kampung menyelenggarakan lomba lari Maraton 10 KM Maulud Ten K.

Dimulai dari Makorem 131/Santiago dan finish di Kampung Arab Manado, para peserta di lepas oleh Kasi Intel korem 131/Santiago, Kolonel Arm Soegeng Riadi yang didampingi Kasipers Korem 131/Santiago, Kolonel Inf Arif Bastari.

"Lomba lari maraton ini diharapkan dapat dijadikan sebagai sarana olah raga dan merupakan satu wujud pembinaan teritorial dan memperkokoh TNI dengan rakyat," ujar Danrem 131/Santiago, Brigjen TNI Joseph Roberth Giri dalam sambutannya yang dibacakan Kolonel Arm Soegeng Riadi.

Lanjutnya, pihak Korem dan atas nama pribadi sangat mengapresiasi dan penghargaan yang tulus kepada segenap Panitia dan seluruh peserta atas partisipasinya untuk menyukseskan gelaran lomba lari ini.

"Kepada para peserta lomba, junjung tinggi sportifitas dan ikuti seluruh prosedur dan mekanisme pertandingan agar semua dapat berjalan dengan tertib," lanjutnya.

Kolonel Arm Soegeng Riadi saat membacakan sambutan Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Josep Robert Giri.
Ia menambahkan, penyelenggaraan lomba lari Marthon 10 Km Danrem 131/Santiago ini sekaligus menjadi ajang dan membangun prestasi serta mendorong minat generasi muda untuk berolahraga, serta berkompetisi guna meningkatkan kemampuan diri masing-masing individu dengan memperbanyak jam terbang bertanding.

"Di samping itu, lomba lari Marathon ini juga dapat menjadi tolak ukur pembinaan yang selama ini sudah kalian jalani, dan semoga lomba lari Marathon 10 Km Danrem 131/Santiago Cup ini dapat menjaring bibit-bibit atlet pelari Provinsi Sulut," harapnya.

Pantauan Suarapembaharu.com, para pemenang kategori putra untuk lomba lari ini yaitu, juara 1 Pratu Yohanis Pelapori dari Yonif 713/Satyatama, juara 2 Disman Duduran warga Minahasa Utara dan juara 3 Prada Parmanto dari Yonif Raider 712/Wiratama.

Sementara untuk putri, juara 1 Olivia Sanggili dari Airmadidi, juara 2 Ana Maudup dari Likupang dan juara 3 Pinkan Malimbe dari Kikupang. Masing-masing juara kategori mendapatkan medali, trofi serta uang pembinaan.(tsir)

Bitung, suarapembaharu.com - Wakil Wali Kota Bitung Ir. Maurits Mantiri, MM hadiri acara perayaan Maulid Nabi SAW 1440 yang di adakan di Lapangan Pasar Tua Bitung. Selasa (20/11/2018).


Dalam sambutannya Mantiri mengingatkan umat Islam akan perjuangan Rasulullah SAW dalam menyebarkan syiar Islam, dan membangun peradaban masyarakat yang Beliau pimpin. 

"Hikmah dan pelajaran perjuangan Nabi SAW bagaikan mata air yang tidak pernah kering, nilai-nilai luhur itulah yang mampuh membimbing umat Islam untuk menapaki kehidupan di dunia," Tutur Mantiri.

Olehnya Mantiri berharap perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H dapat menginspirasi kita semua untuk tetap bersatu dalam sinergi positif antara pemerintah dengan masyarakat.

"Terus membina persatuan dan kesatuan dalam tatanan hidup masyarakat yang rukun dan damai meskipun harus berdiri di atas semua perbedaan," pesannya.

"Sekali lagi saya ucapkan selamat merayakan Maulid Nabi SAW 1440 H kepada segenap umat Muslim di kota Bitung," Tutup Mantiri.

Turut hadir Unsur Forkopimda Kota Bitung, Pimpinan dan Anggota DPRD Kota ini, Para Pejabat Sipil, TNI dan POLRI, Pengurus PHBI Kota Bitung, Para Pemuka Agama, Tokoh Masyarakat  dan LSM, Seluruh Umat ISlam, serta para undangan.

(YaserBaginda)

Bupati Bolmut, Drs. Depri Ponto saat memberikan sambutan pada acara Maulid Nabi SAW 1440 Hijriah.
Suarapembaharu.com – Bertempat dilapangan kembar Boroko, Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Selasa (20/11) menggelar Festival Palelat yang merupakan salah satu tradisi masyarakat dalam memperingati hari Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriah.

Acara yang berlangsung khitmad itu dihadiri oleh para tamu undangan dari Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan Provinsi Gorontalo.

Bupati Bolmut, Depri Pontoh memberikan apresiasi kepada masyarakat Bolmut yang telah ikut berpartisipasi pada pelaksanaan kegiatan palelat pada tahun ini.

"Saya menyambut baik sekaligus memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana, masyarakat Bolmut yang begitu mencintai kebudayaan daerah melalui penyelenggaran festival palelat yang merupakan ungkapan penghormatan dan kecintaan kita masyarakat Bolmut terhadap  Nabi Besar Muhammad SAW yang dibalut dengan budaya," ujar Bupati.

Kabupaten Bolmut ini merupakan daerah yang kaya akan budaya karena begitu banyak nilai-nilai tradisi dan kearifan lokal yang patut dilestarikan.

"Perayaan palekat ini merupakan tradisi turun menurun masyarakat Kabupaten Bolmut dan terus terjaga dan dilestarikan," lanjutnya sembari menambahkan, kegiatan ini akan menjadi kegiatan setiap tahun yang wajib dilaksanakan oleh Pemda Bolmut.

"Diharapakan, festival Palelat di tahun yang akan datang, Insya Allah akan dilaksanan lebih meriah dan akan diusahakan menjadi festival yang memecahkan rekor Muri," harapnya.

Beberapa tarian adat khas Bolmut, dan pelepasan pawai palelat yang diikuti oleh masyarakat enam kecamatan, dan puncaknya pemberian palelat kepada masyarakat Bolmut yang berupa makanan hingga buah-buahan menambah kemeriahan dalam acara Palelat.

Pantauan Wartawan Suarapembaharu.com, festival Palelat Bolmut ini, dihadiri Wakil Bupati Bolmut Amin Lasena, Ketua DPRD Bolmut Saiful Ambarak, Kepala Pengadilan Bolmut, Kepala Kementrian Agama, para Kepala SKPD dan Kepala Bank Sulutgo cabang Boroko.(FadlyBuyung)

Peserta Doa Syukur dan Muhasabah Disbintalad.
Bitung,Suarapembaharu.com - Dalam rangka memantapkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral bagi setiap insan khususnya prajurit TNI AD, Disbintalad menggelar Doa Syukur dan Muhasabah di Aula Secata Rindam XIII/Merdeka, Rabu (7/11/2018).

"Kegiatan doa syukur dan muhasabah ini merupakan upaya memelihara dan meningkatkan penghayatan dan pengamalan iman agar dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari baik dilingkungan masyarakat maupun dilingkungan satuan," ujar Kepala Sub Dinas Rohani Islam Dinas Pembinaan Mental AD Kolonel Inf Zaenal saat membacakan sambutan Kadisbintalad Brigjen TNI Asep Saripudin.

Kegiatan yang digelar selama tiga hari itu diikuti sebanyak 85 orang prajurit Kodam XIII/Merdeka.

"Doa syukur dan muhasabah ini dilaksanakan mulai tanggal 6-8 November 2018", kata Kolonel Zaenal.

Hal senada juga disampaikan Kabintaldam XIII/Merdeka Kolonel Inf Thomas Rinawan bahwa kegiatan doa syukur dan muhasabah ini sebagai sarana perenungan dan koreksi diri bagi setiap prajurit dan PNS Kodam XIII/Merdeka agar dapat memberikan sikap ketauladanan terhadap satuan maupun dilingkungan.


"Yang diharapkan, selesainya kegiatan doa muhasabah ini bisa, prajurit bisa memberikan sikap ketauladanan dan menambah kualitas pribadi dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara dan hamba Tuhan," ujarnya.(tsir)

Manado, suarapembaharu.com - Anggota DPRD Kota Manado Syarifudin Saafa, menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Manado untuk menjaga daerah ini tetap aman dan damai.


Himbauan tersebut disampaikannya terkait dengan aksi penolakan kedatangan Habib Muhammad Bahar Bin Ali Bin Smith dan Habib Muhammad Hanif bin Abdurrahman Al-Athos di Manado oleh sejumlah ormas adat Minahasa.

“Manado milik bersama, Manado Kota  yang tumbuh dan berkembang dan dicintai bersama. Menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaganya,” kata Saafa, Senin (22/10/2018).

Saafa menjelaskan, jika terjadi issu sara misalnya, yang rugi kita sendiri termasuk juga mereka yang bertikai bahkan anak-anak kita masa depan generasi muda kita akan rugi dan pembangunan akan terhenti

“Berdasarkan hasil survei tahun 2017, Manado adalah kota toleran. Sehingga perlu dipahami semua sektor penunjang pembangunan parawisata yang menjadi unggulan Kota Manado harus aman termasuk bandara,” jelasnya.

Anggota Komisi A DPRD Kota Manado ini juga menghimbau kepada masyarakat jangan search-search informasi yang tidak valid dan memintah pemerintah harus mengambil peran untuk informasi yang resmi.

“Jika terjadi persoalan pemerintah yg harus tampil, memberikan koreksi dan kebijakan serta memberikan asupan informasi yang valid supaya publik menerima informasi yang benar dan bukan dari pihak lain,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah bukan memonopoli informasi tapi jika ada berita hoax aparat bisa melakukan upaya-upaya hukum.

“Kita berharap situasi ini segera selesai. Kedepan apapun yg kita lakukan pemerintah harus hadir karena ini untuk memastikan semua berjalan dengan baik dan untuk kepentingan kita bersama, mari torang jaga bersama, torang samua basudara, torang samua ciptaan Tuhan, torang bertetangga, beda agama, beda suku, beda golongan, jangan karena ada peristiwa tertentu torang menjadi renggang,” imbau Bang Syarif sapaan akrabnya.

Lebih lanjut, Saafa menegaskan pentingnya koordinasi terhadap setiap kegiatan yang dilakukan dan peran FKUB dan BKSAUA penting untuk tindakan preventif dan esukasi terhadap hal-hal yang tidak baik.

“Torang kan enak, natal dijaga oleh umat muslim, idul fitri di jaga oleh umat kristen semua karena ada koordinasi. Makanya pemerintah harus hadir untuk memberikan informasi yang benar kepada publik,” kuncinya. (Laks)

Surat Keputusan Maktab Daimi Rabithah Alawiyah tentang Keabsahan Habib Muhamad Effendi Al-Eydrus.
Jakarta, Suarapembaharu.com - Maktab Daimi Rabithah Alawiyah Pusat resmi mengeluarkan surat keputusan nomor 03/SK/MD-RA/IX/2018 tentang keabsahan nasab Habib Muhamad Effendi Bin Hasan Badri sebagai Dzuriyyah Habib Mustofa Bin Syarif Ali Al-Eydrus Sultan Sabamban, tertanggal 18 September 2018.

Surat keputusan Maktab Daimi Rabithah Alawiyah Pusat ini dikeluarkan bertujuan untuk menjawab surat dari Ketua Rabithah Alawiyah Jogyakarta yang dikirimkan kepada Maktab Daimi Rabithah Alawiyah Pusat dengan nomor surat 012/RA-YK/VII/2018 tentang peninjauan kembali status Habib Muhamad Effendi Al-Eydrus.

Dalam surat tersebut, Maktab Daimi Rabithah Alawiyah Pusat telah melakukan investigasi dengan melakukan penelusuran serta wawancara kepada beberapa saksi.

"Kami telah melakukan penelusuran ke makam Habib Mustofa Bin Syarif Ali Al-Eydrus Sultan Sabamban dan keturununannya di daerah Tambarangan-Rantau," tulis Ketua Harian Maktab Daimi Rabithah Alawiyah Pusat Sayyid Ahmad Muhammad Alatas dalam surat edarannya, Selasa (18/9/2018) kemarin.
Surat Keputusan Maktab Daimi Rabithah Alawiyah tentang Keabsahan Habib Muhamad Effendi Al-Eydrus.
Setelah melakukan penelusuran sejak Sabtu 8 September sampai Rabu 12 September 2018 serta diperkuat dengan adanya catatan ahli nasab Sayyid Ahmad Bin Ali Bin Hasan Bin Tohir Bin Syarif Ali Al-Eydrus Sultan Sabamban membenarkan keabsahan nasab Habib Muhamad Effendi Bin Hasan Badri Bin Hasyim Bin Mustofa Bin Syarif Ali Al-Eydrus Sultan Sabamban.

"Nasab Beliau sudah shahih (benar). Apalagi nasabnya Habib Muhamad Effendi Al-Eydrus sudah tercatat di buku induk silsilah alawiyin sejak 7 Juli 1997 silam," tegas Ketua Harian Maktab Daimi Rabithah Alawiyah Pusat.

Menyikapi dikeluarkannya surat keputusan tersebut, salah satu jamaah Majelis Muhyin Nufuus yang merupakan binaannya Habib Muhamad Effendi Al-Eydrus mengatakan, hal ini menjadi peringatan untuk semua kaum mislimin agar jangan jadi penyebar berita-berita hoax yang berujung fitnah.

"Kami sangat menyangankan dengan adanya informasi yang mengatakan pembina majelis kami bahwa nasabnya belum jelas. Surat keputusan inilah yang menjadi jawaban kepada para penebar fitnah dan hoax terhadap pembina majelis kami," ujar salah satu pengurus Majelis Muhyin Nufuus cabang Manado Wahyudi Darmanto.

Dengan adanya surat keputusan dari Maktab Daimi Rabithah Alawiyah Pusat ini semoga menjadi pelajaran bagi siapa saja khususnya kaum muslimin agar harus lebih berhati-hati dalam mengeluarkan statement yang berujung pada fitnah.

"Setiap ada informasi yang disebarluasakan yang sumbernya belum jelas, harus diteliti terlebih dahulu. Tabayyun dulu apakah informasi itu mengandung unsur kebohongan atau tidak. Bijaklah dalam menerima dan menyebarkan informasi," pungkasnya.
(tsir)



Warga Gorontalo Sholat Idul Adha di Makorem 133/Nani Wartabone.
Gorontalo, Suarapembaharu.com - Hari raya Idul Adha 1439 Hijriah terasa spesial bagi masyarakat Isimu dan Pulubala di Kabupaten Gorontalo. Karena untuk pertama kalinya, melaksanakan sholat Idul Adha di Korem 133/Nani Wartabone, Rabu (22/8/2018).

Idul Adha kali pertama di Korem 133/Nani Wartabone mengangkat tema ‘Dengan Himah Idul Adha 1439 H/2018 M, Kita Tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan Guna Membentuk Prajurit Profesional, Rela Berkorban, dan Manunggal Dengan Rakyat’.

Dimomen Hari raya Idul Adha ini juga, Danrem 133/Nani Wartabone Kolonel Czi Arnold AP Ritiauw bersilaturahmi dengan para jamaah sholat Eid. Dan dilanjutkan dengan penyerahan hewam kurban sebanyak enak ekor sapi dan satu ekor kambing.
(tsir)


Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Kusnandar Hidayat saat menyerahkan daging kurban kepada warga.
Bitung, Suarapembaharu.com - Momentum Hari raya Idul Adha sesungguhnya untuk memupuk rasa kepedulian sesama umat muslim. Selain itu dalam berkurban di Hari raya Idul Adha juga telah ikut membantu membahagiakan sesama yang kurang mampu.

Hal itu diungkapkan Dandim 1310/Bitung, Letkol Inf Kusnandar Hidayat disela-sela proses penyembelihan hewan kurban di halaman Makodim 1310/Bitung, Rabu (22/8/2018).

"Nantinya daging kurban ini akan dibagikan kepada Anak-anak Panti Asuhan dan masyarakat yang berada disekitar Kodim 1310/Bitung,” lanjutnya.

Idul Adha tahun ini, Kodim 1310/Bitung menyembelih dua ekor hewan kurban (Sapi) yang merupakan sumbangan pribadi dari Dandim dan satu ekor lainnya pemberian dari Bpk. Robby Mamahit selaku donator yang turut berbagai untuk sesama.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Kusnandar Hidayat, Kasdim 1310/Bitung Mayor Inf Vino Onibala, Pasiter Kodim 1310/Bitung Kapten Inf Sunaryo, Anggota Kodim 1310/Bitung dan masyarakat.
(datsir)


Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Joseph Robert Giri saat menyerahkan hewan kurban kepada panitia kurban Korem 131/Santiago.
Manado, Suarapembaharu.com -Komandan Korem (Danrem) 131/Santiago, Brigjen TNI Joseph Robert Giri menyerahkan secara simbolis hewan kurban (Sapi) kepada Ketua panitia Qurban, di Halaman Makorem 131/Santiago, Rabh (22/8/2018).

Hari raya Idul Adha Tahun 1439 Hijriah 2018 Masehi, Keluarga besar Korem 131/Santigao menyembelih hewan qurban sebanyak 6 ekor sapi dan 3 ekor kambing.

Disela-sela pemotongan hewan kurban tersebut, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Josehp Robert Giri mengatakan, pihaknya ingin membantu masyarakat yang pada saat ini sedang merayakan hari raya Idul Adha tahun ini.
Selain itu juga berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita yang kurang mampu,” ujar Danrem.

Sebelumnya, pukul 07.00 Wita dilaksanakan sholat eid berjamaah di Lapangan Makorem 131/Santiago yang dipimpin oleh Imam Ali Thalib dan selaku khotib Ustadz Adri Lundeto.
(datsir)

Mayjen TNI Tiopan Aritonang saat menyerahkan hewan kurban kepada Ketua panitia kurban Kodam XIII/Mdk.
Manado, Suarapembaharu.com -
Hari raya Idul Adha yang disimbolkan dengan penyembelihan hewan kurban, menjadi perwujudan terbuangnya kecongkakan dan hawa nafsu akan harta duniawi.

Hal tersebut dikatakan Pangdam XIII/Merdeka Mayjem TNI Tiopan Aritonang, saat menyerahkan hewan kurban kepada panitia kurban, di halaman Masjid Kodam XIII/Merdeka, Rabu (22/8/2018).

Momen Idul Adha ini juga Pangdam berharap, keikhlasan berkurban dapat diaktualisasikan seluruh prajurit dan PNS Kodam XIII/Merdeka dalam  pelaksanaan tugas sehari-hari melalui semangat rela berkorban demi satuan, rakyat, nusa, dan bangsa.

Sebelumnya, pukul 07.00 Wita dilaksanakan sholat eid berjamaah di lapangan Makodam XIII/Medeka yang dipimpin oleh Imam Anis Toma yang juga merupakan qori' terbaik nasional dan selaku khotib Ustadz KH Nasrudin Yusuf.

"Kodam XIII/Merdeka pada Idul Adha 1439 Hijriah ini menyembelih hewan kurban berjumlah 2 ekor sapi dan 8 ekor kambing," ujar ketua panitia kurban Kolonel Inf Thomas Heru Rinawan yang juga selaku Kabintaldam XIII/Merdek.
(datsir)

Gorontalo, suarapembaharu.com - Dalam rangka untuk meningkatkan aspek kehidupan warga Desa Pangea, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Satuan tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-102 wilayah Kodim 1304/Gorontalo melakukan kegiatan belajar mengajar baca tulis Al Quran pada siswa-siswi SD Negeri 28 Wonosari, Sabtu (28/7/2018).



Kegiatan belajar baca dan tulis Al Quran yang dilaksanakan setiap mata pelajaran agama di SDN 28 Wonosari.

"Kegiatan belajara baca tulis Al-qur'an ini dilaksanakan setiap mata pelajaran Agama, mengingat guru mata pelajaran agama di sekolah ini hanya terbilang sedikit, apalagi quru agama di sekolah ini hanya di honorer," ujar Dansatgas TMMD Letkol Inf Allan Surya Lesmana.

Program TMMD yang dilaksanakan di Desa Pangea, Kecamatan Wonosari, disambut antusias warga desa yang mengikuti dan mendukung seluruh program yang diselenggarakan oleh para prajurit TNI dari Kodim 1304/Gorontalo. Salah satu program yaitu mengajar baca tulis Al Qur’an.

”Para prajurit tetap bersemangat untuk bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat Desa Pangea," lanjutnya.

Selain itu, tujuan dari mengajarkan baca tulis Al Qur'an kepada siswa-siswa agar di kemudian hari para siswa-siswa khususnya di Desa Pangea dapat terlepas dari buta aksara Al Qur’an, serta dapat menjadi modal dasar dalam mengarungi kehidupan ke depannya, sehingga semakin terbuka terhadap semua hal.

”Kegiatan belajar mengajar ini dikhususkan dalam pengenalan huruf hijaiyah dan bacaan qur'an," terang Dansatgas.

"Dengan mereka bisa baca tulis ayat-ayat suci Al Qur'an sejak kecil, dapat menjadikan benteng bagi mereka. Sehingga Al Quran dapat menjadi acuan dan panduan dalam pergaulan dan kehidupan sehari-hari," tandas Dansatgas TMMD ke-102 Kodim 1304/Gorintalo Letkol Inf Allan Surya Lesmana.

Kegiatan belajar mengajar baca tulis Al-qur'an ini disaksikan oleh Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri 28.

(MudatsirSuleman)

Makassar, suarapembaharu.com - Uskup Agung Makassar, Mgr. Johanes Liku Ada, memimpin secara langsung misa Ibadah Pembukaan Tahun Ajaran 2018/2019 di Gereja Katedral, Sabtu (21/07/2018) kemarin.



Johones dalam pesannya mengungkapkan, jadikan pendidikan sebagai wadah untuk mendidik generasi muda yang bermatabat di tengah-tengah masyarakat serta membentuk jiwa-jiwa demokratis yang berkeadilan.

"Selain itu, menjalankan tugas pendidikan juga harus senantiasa selalu memperhatikan beberapa nilai-nilai sebagai orang indonesia, antara lain Nilai kreatifitas, kerja sama, gotong royong, dan nilai menghargai sesama anak bangsa yang majemuk" jelasnya.

Keenam nilai tersebut, kata Johanes, dapat diperas menjadi tiga nilai antara lain.

"Adalah pertama nilai Integritas merupakan gabungan dari nilai etika, kemandirian dan kreatifitas,nilai yang kedua adalah  nilai Etos kerja saling menghargai antar sesama anak bangsa dan ketiga adalah nilai Gotong royong kerjasama antar sesama sebagai anak bangsa," pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, para Pastor yang juga merupakan pimpinan dilingkup sekolah Katolik masing-masing, Pastor Alex Lette, Pr adalah Ketua Yayasan Santu Paulus, Pastor Dominikus Sande', Pr adalah wakil ketua Yayasan Santu Paulus, Pastor Cakra, Pr adalah Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Agung Makassar, dan Pastor John Grasias, Pr adalah Dosen dan staf seminari Santu Petrus Claver Makassar.

(AndreoReza)

Gorontalo, suarapembaharu.com - Selain menggelar pembangunan jalan desa, rehab masjid, rehab sekolah dan pengernaan fisik lainnya, Satuan tugas (Satgas) TMMD ke-102 Kodim 1304/Gorontalo juga melakukan kegiatan penyuluhan agama Kesehatan dan ceramah agama di Desa Pangea, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Jumat (20/7/2018).



Dengan mengusung tema 'Kerukunan Hidup Sesama Manusia' penyuluhan agama tersebut dipimpin langsung oleh Peltu Suparno.

Dalam materi, Peltu Suparno menyampaikan bahwa dalam kehidupan bermasyarakat itu sangat penting dalam menjaga kerukunan antar umat beragama.

"Yang terpenting ialah setiap warga indonesia harus menjaga toleransi antar sesama umat beragama. Apalagi dalam hidup beragama kita tidak dibenarkan untuk menyakiti hati orang lain terlebih menyakiti agama lain,” ujar Suparno disela-sela memberikan penyuluhan.

Lanjut Suparno, kerukunan antar umat beragama memerlukan pondasi dalam membangun manusia yang berkarakter dan berahlak mulia antara lain yaitu dimulai dari pembentukan karakter berawal dari keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat.

"Ketiga komponen ini harus kuat sehingga kerukunan antar umat beragama dapat terjalin dengan baik," lanjutnya.

Dirinya berpesan, agar menitip pesan warga Desa Pangea selalu menjaga persatuan dan kesatuan sesama agama, antar pemeluk agama, memupuk dan mempererat toleransi beragama serta kerukunan dengan warga masyarakat guna menciptakan wilayah yang kondusif. Sehingga kita bisa hidup dengan tentram dan Damai.

(MudatsirSuleman)

Manado, suarapembaharu.com - Pemuda Remaja Masjid Darussalam II sukses mengelar acara Halal Bi Halal di lokasi Masjid Darussalam II, Kelurahan Bitung Karangria, Sabtu (30/01/2018).



Hal ini membuat para remaja Masjid bersyukur dan berterima kasih kepada para undangan yang hadir. Undangan yang hadir diketahui Pemuda Remaja GMIM Petra Bitung Karangria, Lurah Bitung Karangria Miskewaty Mare, Perwakilan Koramil serta para tokoh agama dan masyarakat.

"Terima kasih kepada teman-teman remaja masjid yang sudah berusaha sampai sejauh ini, semua berkat teman-teman Sukses terus kami PRMD II," Ucap Iznan Kambay ketua remaja masjid.

Selain itu Lurah Karangria Miskewaty Mare, mengatakan, Manado adalah kota toleransi.

"Manado itu enak, perbedaan yang menyatukan kita saya harap kekompakan dan kebersamaan kita ini akan terus terjaga sampai tak terhingga," pungkasnya.

(Laks)

Sangihe, Suarapembaharu.com - Wakil Bupati (Wabup) Helmud Hontong SE, menghadiri penutupan Hari Pekabaran Injil (HPI) ke 161 tahun dan Hari Ulang Tahun (HUT) Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST) ke 71 tahun GMIST Bersinode.



Dalam kesempatan tersebut juga wabup melakukan pencanangan penanaman Jagung bersama warga Jemaat Kampung Talengen dan warga Jemaat se-Resort Tabukan Tengah (Tabteng), Rabu (13/6/2018).

Wabup dalam sambutanya mengatakan, ditengah suasana yang penuh kebersamaan ini, rasa syukur dan terimakasih patut kita panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Pengasih dan penyayang, sehingga kita semua diberkati dan saat ini dapat berkumpul bersama ditempat ini, mengikuti acara penutupan HPI ke 161 tahun dan HUT GMIST ke 71 tahun GMIST bersinode.

"Sebagaimana tugas Gereja masa kini adalah mengutus seluruh Jemaat untuk melayani dan bersaksi diberbagai bidang hidup keseharianya, maka GMIST telah membuktikan bahwa bumipun harus dikelola secara bijaksana untuk kepentingan manusia," kata Hontong

Lebih lanjut Hontong menjelaskan, kondisi masyarakat yang setiap hari menghadapi situasi sosial, politik, ekonomi dengan berbagai perkembangan yang bersentuhan langsung dengan kualitas kehidupan Iman masyarakat, selaku warga jemaat menjadikan Gereja maupun Pemerintah mempunyai objek yang sama yakni masyarakat dan jemaat itu sendiri.

"Sehingga gereja dalam membawa suara kenabian turut aktif memberikan nilai-nilai etika, konstruktif dan inofativ bagi warga Gereja terutama menjadi garam dan terang dunia," lajut Hontong.

Dalam rangkaian penutupan HPI ke 161 tahun dan HUT GMIST ke 71 tahun GMIST bersinode Hontong menjelaskan, tentunya kesempatan ini juga merupakan saat yang tepat untuk melakukan evaluasi dan introspeksi pelayanan kedepan agar benar-benar mampu memberdayakan Jemaat senafas dengan misi Gereja.

"Untuk itu dengan deselenggarakannya Ibadah dan penanaman jagung di kebun GMIST ini sinergitas antar pemerintah, masyarakat dan Gereja dalam pembangunan sapta karya program pembangunan sektor pertanian khusunya. Dimana, tahun 2018 ini penanaman jagung sebanyak 20 Hektare lahan tersebar di 15 kecamatan dan penanaman padi secara terbesar dilakukan oleh GMIST," jelas Hontong.

"Sementara tugas Gereja secara refleks terutus bagi masyarakat untuk menjadi terang injil kerajaan Allah, GMIST telah mengambil bagian secara positif, kreatif dan realistis dalam pembangunan bangsa sehingga tidaklah berlebihan. Jika saat ini dalam rangkaian penutupan HPI ke 161 tahun dan HUT GMIST ke 71 tahun GMIST bersinode. GMIST bersukacita karena Gereja terutus ikut dalam karya keselamatan Allah memerangi segalah bentuk Dosa menebar bibit-bibit perdamaian dan mengupayakan kesejukan serta kesejahteraan," sambung Hontong.

Mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe, Hontong menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada hamba Tuhan Bapak/Ibu Majelis, Pemuda, Remaja disemua lini pelayanan di setiap Kecamatan dan Kampung yang berpartisipati aktif dan bersama-sama mengsukseskan pesta demokrasi pemulihan kepala Desa/Kampung serentak di Kabupaten Sangihe.

"Momen pesta demokrasi ini membuktikan bahwa kondisi sosial politik warga Gereja khususnya, dan warga masyarakat umunya sangat baik. Dengan terlaksana pesta demokrasi itu dengan aman, damai dan tertib sesuai harapan," tutup Hontong.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua umum Sinode GMIST Pdt Patras Madonsa bersama jajaran, Ketua Pelka Perempuan GMIST Pnt Olga Makasidamo, camat Tabteng, Danramil Tabteng, Kapolsek Tabteng, Ketua Badan Pekerja Majelis se Resort GMIST, Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat se GMIST, Kapitalaung Kampung Talengen. (Enal)

Sangihe, Suarapembaharu.com - Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kepulauan Sangihe Melaksanakan kegiatan dalam rangka Peringatan Nuzulul Qur'an Ramadhan 1439 Hijriah. Dengan mengambil tema "Nuzulul Qur'an sebagai momentum muhasabah diri dan menjadikan Al'Quran sebagai pedoman hidup untuk membentengi diri dari pengaruh perkembangan teknologi, informasi dan globalisasi". Bertempat di Mesjid Agung AT-TAQWA kelurahan Tidore Kecamatan Tahuna Timur, Sabtu (02/1/2018), sekitar Pukul 21.00 Wita.



Acara Nuzul Qur'an tersebut di awali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al Qur-an dan dilanjutkan dengan Sholawat badar oleh para jamaah.

KH Drs Muhammad Allimuksin selaku penceramah agama mengatakan, menurut Dia malam hari ini kita ada di tempat ini yaitu merayakan  dimana turunya al-Qur'an.

"Karena dimana ayat yang pertama kali di turunkan ke dunia khususnya kepada orang yang beriman yaitu Al-Qur'an surat Al alak ayat 1-5, diturunkannya pertama kali surat Al Alak ini Karena mangandung beberapa hal pokok, diantaranya pertama mengenai orang yang beriman, yang kedua yaitu orang yang berakhlak dan ketiga manusia yang berakhlak," kata Alimuksin.

Allimuksin mejelaskan, berikutnya manusia yang bermuamalah, apabila manusia bisa menghafal Al-Qur'an maka langit, malaikat dan bumi ini akan menangis.

"Dan apabila kita sebagai umat manusia Semakin kita dekat dengan al Qur'an maka kita akan semakin dekat dengan isi dan makna dari Al Qur'an tersebut," jelasnya.

Sedangkan menurut ketua panitia Juraid Rumiki menjelaskan, bahwa maksud dan tujuan di laksanakannnya peringatan Nuzul Quran PCNU ini yaitu.

"Untuk kembali mengingatkan kepada kita sekalian umat manusia tentang kalimat Bacalah yang tidak hanya secara tekstual tapi juga secara kontekstual dalam membaca al Quran, karena ayat-ayat Allah di samping dinukilkan dalam al-Quran juga banyak bertebaran di jagad raya ini, sehingga tema dari perayaan Nuzul Quran tahun ini adalah sebagai mumentum muhasabah diri dan menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup untuk membentuk diri dari pengaruh perkembangan teknologi, informasi dan globalisasi." Ungkap Rumiki.

Hadir dalam kegiatan tersebut pengurus PCNU Kabupaten Kepulauan Sangihe, Imam besar Mesjid Agung AT-Taqwa Sangihe bersama pegawai shara, Rois PCNU Sangihe KH Drs Muhammad Allimuksin, Ketua Tanfitziah Taufit Abast berasama pengurus, para pejabat sipil, TNI/Polri, Ketua PC Muslimad, Ketua BKMT bersama pengurus, Pengurus wakil cabang NU, pengurus PHBI Sangihe, anggota DPRD Sangihe Jamal Manopo, perwakilan kantor Kementrian Agama Sangihe, Jamaah, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat. (Enal)

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.