Suara Pembaharu ideas 2018

Ilustrasi 6 Parpol menyatu di pilkwako Manado
Penulis : Sahrul Setiawan (Wartawan suarapembaharu.com)

PANGGUNG politik Manado terus memanas pasca menyatunya 6 partai politik (Parpol), untuk memenangkan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Manado. Stigma partai pemenang yang di bangun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) sebelumnya, sepertinya tidak lagi ampuh untuk Pilwako Manado. Walau sebelumnya, berhamburan figur hebat yang mengambil formulir maupun melakukan komunikasi persuasive untuk bisa diusung dari parpol berlambang banteng ini.
Baca ; Masih Bernyalikah Parpol Sulut Melawan `Keperkasaan` PDI-P. http://www.suarapembaharu.com/2015/05/masih-bernyali-kah-melawan-keperkasaan.html
Kini, sudah tidak ada lagi partai tertentu yang mendominasi laga pertarungan Pilwako Manado, entah PDI-P yang mampu membangun stigma partai pemenang atau Partai Demokrat sebagai partai pemenang di Manado di Pilwako 2010 dan Pileg 2014. Perimbangan tersebut semakin menarik untuk dicermati, apakah kehadiran 6 partai politik di Manado yang bergabung (Pargab) akan terus bersama hingga memasuki babak awal pertarungan dan memaksa partai lainnya membangun koalisi baru melawan Pargab?, ataukah ini hanya sekedar stategi membangun bargaining di Pilwako dan berakhir dengan koalisi baru?.

Mungkinkah Tersisa Duel Dua Petarung?

Bisa dianalisa, Pargab dengan 21 kursi di DPRD Manado terdiri dari Partai Golkar dengan 5 Kursi, Partai Gerindra 5 Kursi, Partai Hanura 4 Kursi, Partai Amanat Nasional (PAN) 4 kursi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 2 kursi dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia 1 kursi, tentunya amat diperhitungkan di Pilwako nantinya.
Tinggal 19 kursi tersisa di DPRD Manado yang dapat dikendarai menuju Pilwako, Partai Demokrat dengan 9 kursi, PDI-P 6 kursi, Partai Nasdem 3 kursi dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 1 kursi.
Laga pertarungan Pilwako Manado akan terlihat menarik, jika 19 kursi tersisa membangun koalisi baru melawan Pargab hingga menyisakan duel dua petarung di Pilwako. Siapaun pasti sulit memprediksi, siapa yang nantinya akan keluar sebagai jawara.
Tapi, jika Partai Demokrat yang secara aturan telah memenuhi syarat mengusung pasangan calon di Pilwako dengan 20% suara atau ditotalkan 8 kursi di DPRD Manado, tetap bersikeras melawan Pargab. Tentunya kondisi tersebut, tidak akan menyenangkan bagi PDI-P karena belum bisa memenuhi syarat mengusung calon. PDI-P harus kembali berhitung dan mencari formula baru agar bisa mengusung calonnya di Pilwako 9 Desember nanti.

Yakinlah Setiap Parpol Ingin Menang Dan Berkuasa?
Pembuktian siapakah pemenang di Pilwako Manado, pastinya akan terlihat di Desember 2015. Panggung politik Manado akan berada dibawah panji Parpol apa, untuk menjawab tantangan nantinya.

Tapi masih diyakini, setiap parpol memiliki target untuk bisa berkuasa dan menang dalam Pilkada manado, entah bagaimana strategi dan manuvernya, masih sedang berproses.

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.