Suara Pembaharu ideas 2018

Wasekjen DPP PAN,
Muhammad Rodli Kaelani 
SUARA PEMBAHARU – Jelang pendaftaran calon kepala daerah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahap pertama tinggal 6 hari. Semua partai politik sibuk menyiapkan dan memproses para calon andalannya, begitu juga para kandidat kepala daerah (Kada) semakin intens melakukan konsolidasi dan lobi politik di “injury time”.

Tak terkecuali Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai partai yang memiliki banyak potensi untuk mengusung dan memenangkan calon-calonnya di beberapa daerah di Indonesia. Namun karena tingkat dinamika dan kompetisi yang ketat, hal tersebut mendapat perhatian Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amin Rais dan Ketua Majelis Pertimbangan Partai PAN, Sutrisno Bachir (SB). Hal ini disampaikan langsung Wasekjen DPP PAN, Muhammad Rodli Kaelani saat dihubungi.

Rodli menjelaskan, perhatian kedua petinggi PAN ini dikarenakan banyak keluhan dan komplain yang diterima mereka berdua dari beberapa daerah, menyusul juga banyaknya kader PAN yang sulit diakomodasi dan diusung sebagai calon kepala daerah (Kada). Padahal para kader tersebut merupakan pimpinan PAN ditingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota yang memiliki elektabilitas kemenangan cukup signfikan. Tapi malahan, terlihat Tim Pilkada DPP PAN seringkali mendorong calon dari luar yang belum terbukti berkomitmen dengan PAN.

“Jadi Ketua Dewan Kehormatan dan Ketua MPP PAN meminta kepada DPP PAN agar lebih aware dan memprioritaskan untuk mengusung kader PAN dalam Pilkada nanti,” jelas Rodli

Lanjutnya, Beliau berdua juga telah berkomunikasi dengan Zulkifli Hasan selaku Ketua Umum DPP PAN untuk melakukan evaluasi dan meninjau calon-calon kepala daerah yang akan diusung PAN.

“Kedua petinggi PAN ini telah berkomunikasi dengan bang Zul selaku ketua Umum DPP PAN serta meminta agar, formula tim Pilkada DPP yang mengurusi persiapan dievaluasi dalam meninjau calon-calon kepala daerah yang akan diusung PAN,” tambahnya.


Menurut Rodli, kader-kader PAN yang berpotensi menang dan terbukti dalam kerja politik Pileg, wajib didahulukan untuk diusung dalam Pilkada, karena akan menjadi pioner sekaligus jangkar pembangunan dan perubahan daerah yang nantinya akan digawangi PAN sebagai Partai Reformasi dan Advokasi. (MO3)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.