Suara Pembaharu ideas 2018

Rapat Pansus LKPJ Gubernur Sulut
SUARA PEMBAHARU – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur Sulut, beri catatan kepada pemerintah provinsi (Pemprov) Sulut usai membahas LKPJ Gubenur 2010-2015.

Akhir masa jabatan Gubernur Sulut, Pansus yang dipimpin Edwin Lontoh dan anggota-anggota pansus Noldy Lamala, Andrei Angouw, Ivone Bentelu, Amir Liputo dan lainnya. Memasukan catatan penting dari hasil pembahasan, karena dalam mensejahterakan masyarakat Sulawesi Utara (sulut) perlu memperhatikan Kehidupan masyarakat dalam bidang kesehatan dan lingkungan hidup.

Ini Catatan di Bidang Kesehatan oleh Pansus LKPJ Gubernur Sulut.
1.      Data-data dari dinas kesehatan tidak sesuai dengan apa yang disampaikan dalam laporan.
2.      Ditemukan bantuan Alat kesehatan sejak tahun 2014 sampai sekarang belum digunakan padahal itu sangat dibutuhkan dalam puskesmas. Dengan alasan alat tersebut belum bisa dipakai menunggu pihak ketiga untuk pengoprasian. 
3.      BKKM belum memiliki gedung, tapi sarana fasilitas untuk gedung tersebut telah diadakan.
4.      Begitu besar animo masyarakat menunggu gedung bangunan baru dari BKKM dan untuk sementara menggunakan gedung dari perbatasan.
5.      Khusus Untuk rumah sakit Prof Kandow, ada bantuan 8 miliar dari APBD Provinsi tapi masih memerlukan tambahan dana khususnya untuk pengadaan alat kesehatan.
6.      Ruslah RRI untuk dapat dipindahkan, karena mempengaruhi alat-alat dirumah sakit Prof Kandow.
7.      Perlunya pelebaran jalan masuk keluar rumah sakit Prof Kandow.
8.      Rumah sakit Ratumbuisang perlu diperhatikan.
9.      Penambahan tenaga kesehatan dan tenaga apoteker di RS kandow.
10. Pemerataan tenaga medis, alkes, dan obat-obatan sampai ke daerah-daerah terpencil perbatasan.
11. Pemerintah memberikan subsidi kesehatan kepada masyarakat miskin untuk asuransi kesehatan.
12.  Mengenai tumpang tindih aturan yang ada, maka perencanaannya ditinjau kembali dan dimatangkan disesuai dengan regulasi / peraturan yang ada.

Ini Catatan di Bidang lingkungan Hidup.
1.      Program yang banyak namun  tidak diimbangi dengan dana yang memadai, sehingga pembangunan pembangunan yang berwawasan lingkungan tidak dapat tercapai secara optimal.
2.      Pembangunan jalan provinsi sudah mencapai target tapi tidak dilengkapi pembangunan drainase.
3.      Hampir semua jalan provinsi tidak di lengkapi dengan sarana penerangan jalan.
4.      Kualitas aspal Provinsi perlu di tingkatkan.
5.      Terkait dengan penghijauan di pinggir jalan agar perencanaan jangka panjang.
6.      Pembebasan lahan tol Manado-Bitung segera dituntaskan.
7.      Alokasi anggaran untuk pemeliharaan jalan sangat kecil sehingga perlu ditingkatkan. (IH)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.