![]() |
| Amirullah Hidayat |
"Selama ini kader Muhammadiyah yang telah lama berkecimpung dalam organisasi otonom Muhammdiyah, setelah selesai dan melakukan kegiatan diluar persyarikatan muhammadiyah seperti di partai politik, wirasawasta, NGO dan birokasi sangat minim mendapat dukungan dan back up pimpinan persyarikatan," ucap tokoh muda Muhammadiyah Amirullah Hidayat.
Amir menambahkan, malahan yang sering terjadi, bila kader tersebut telah berhasil diluar baru di banggakan dan di eluk-elukan di Muhamamdiyah, tetapi ketika kader merintis tak pernah di back up oleh pimpinan Muhamamdiyah.
"Kita sebagai kader yang beraktifitas diluar persyarikatan Muhammadiyah, sangat merasakan bagaimana kurangnya perhatian pimpinan pusat Muhammadiyah terhadap kadernya yang bertarung di luar. Bahkan sangat prihatin karena sedikitpun tidak di beri perhatian. Dan ini diraskan oleh semua para kader persyarikatan muhamamdiyah yang beraktivitas diluar muhamamdiyah. Padahal jika salah satu kader berhasil, pasti tidak akan melupakan Muhammadiyah karena kita dilahirkan dari rahim Muhammadiyah," tegas Direktur Center Strategic Nusantara Studiest (CSNS) ini.
Merujuk problematika tersebut, kita sangat berharap pimpinan pusat Muhamamdiyah kedepan terpilih dalam Muktamar merupakan orang-orang yang peduli terhadap eksisitensi para kadernya yang beraktifitas di luar persyarikatan. Sebab kader Muhamamdiyah telah banyak terlibat di berbagai lini kehidupan dan kebangsaan.
"Banyak para kader Muhamamdiyah saat ini telah menyebar di berbagai partai politik, bidang usaha, bidang birokrasi dan lainnya. Untuk itu kita sangat berharap pemimpin yang terpilih dalam muktamar nanti adalah yang mempunyai komitmen jelas terhadap kader. Oleh sebab itu, kita meminta dan menggugah para muktamirin yang memiliki suara agar membuat salah satu kriteria calon yang dipilih dalam muktamar nanti adalah meraka yang peduli terhadap kader. Guna mengeksistensi peran Muhamamdiyah di segala lini kehidupan," tutup ketua bidang pembangunan dan infrastruktur Kordinator Nasional Forum Keluarga Alumni IMM (KORNAS FOKAL IMM). (MO3)

Post a Comment