![]() |
| Direktur Utama Bank SulutGo, Johanis Salibana saat membawa sambutan awal tahun kerja 2016 |
Lewat apel kerja awal tahun2016, Salibana juga mengajak seluruh jajaran bank SulutGo untuk, meningkatkan peran dan kontribusi kita sebagai pegawai bank sulutgo, dan tetap menjaga reputasi dan nama baik bank sulutgo, bersemangat untuk mencapai target ditahun 2016 yang menantang, serta bekerja dengan sungguh-sungguh sebagai manifestasi rasa memiliki dan kecintaan terhadap bank sulutgo, Menjaga persatuan dan kesatuan diantara karyawan dan karyawati, membangun hubungan yang harmonis antara bawahan dan atasan, meningkatkan disiplin dalam kerja, karena disiplin adalah dasar dari suatu kemajuan dan kejayaan bank SulutGo.
“Tahun 2015, bagi kami dan dunia perbankan adalah tahun yang sangat dinamis dan penuh dengan tantangan. Disamping gejolak internal, kondisi perekonomian indonesia begitu terpengaruh dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi yang terjadi hampir diseluruh provinsi dan dampak pemulihan perekonomian global yang tidak berimbang sehingga memberikan tekanan pertumbuhan pada negara berkembang. Secara umum, kondisi yang kurang kondusif tersebut berdampak terhadap kenaikan biaya bunga secara umum,” ucap Salibana.
Lanjutnya, situasi yang demikian adalah fenomena perbankan nasional ditahun 2015, sehingga tahun itu pula pertumbuhan perbankan nasional mengalami penurunan dibandingkan pertumbuhan yang terjadi pada tahun 2014. Pertumbuhan kredit hanya sebesar ± 11,1% dan dana masyarakat bertumbuh ± 11,7% sedangkan npl 2,7%. Namun oleh bank indonesia menyatakan bahwa stabilitas sistem keuangan tetap solid, karena ditopang oleh ketahanan sistem perbankan dan relatif terjaga kinerja pasar keuangan, hal tersebut memberikan sinyal bahwa kita optimis di tahun 2016 ini merupakan tahun gemilang bagi bank sulutgo.
“Tentunya kita perlu mensyukuri bahwa bank sulutgo mampu melalui rintangan yang berat yang begitu mempengaruhi kinerja bank. Kita patut berbangga karena ditahun 2015 berhasil membuka 15 kantor baru dan 4 kantor hasil peningkatkan status dibanding tahun 2014, dengan rincian penambahan masing-masing 2 kantor cabang dari 21 menjadi 23 kantor cabang, 3 kantor cabang pembantu dari 23 menjadi 26, 14 kantor kas dari 28 menjadi 42 kantor kas, sehingga secara keseluruhan kita telah memiliki 92 kantor (termasuk kantor pusat). Selanjutnya disamping itu didukung pula oleh 11 payment point, dan 3 kas keliling serta penambahan mesin atm sebanyak 24 unit dari 104 menjadi 131 atm, dan 1.772 pegawai yang tersebar dari sulawesi utara, gorontalo, jawa timur dan Jakarta,” ungkapnya.
Berbagai keberhasilan telah kita raih di tahun 2015, tidak luput dari perhatian lembaga pemeringkat baik secara pribadi maupun istitusi telah kita terima, diantaranya infobank award 2015 ”bank peringkat sangat bagus”, penghargaan gold champion of indonesia wow service excelence award 2015 kategory conventional bank (buku i + ii) region sulawesi maluku papua, maupun majalah economic review melalui anugerah perbankan indonesia 2015, telah menganugerahkan tiga perhargaan masing-masing: peringkat 1 finance (efficiency & profit) buku II kategori bpd, peringkat pertama 1 finance (value creation) buku ii kategori bpd, dan peringkat pertama gcg buku i kategori bpd. Tentunya semua itu merupakan hasil kerja keras dan prestasi kita semua yang memiliki bank sulutgo. Atas nama direksi bank sulutgo, saya menyampaikan banyak terima kasih atas segala kontribusi, prestasi terutama rasa memiliki bank ini, sehingga bank sulutgo telah berkembang dan menjadi bank yang sangat diperhitungkan di dunia perbankan nasional.
“Keberhasilan yang telah kita raih pada tahun 2015 tentunya tidak membuat kita larut dalam kegembiraan yang membuat kita lengah. Beberapa catatan penting yang menjadi perhatian kita bersama bahwa kondisi dunia perbankan ditahun 2016 relatif lebih baik dari tahun 2015. Bank indonesia menilai bahwa stabilitas makro ekonomi semakin baik, sehingga terdapat ruang bagi pelonggaran kebijakan moneter, sehingga membuka peluang kita untuk meningkatkan volume kredit dan optimalisasi sektor umkm dimana data biro riset infobank per september 2015 bank sulutgo menempati urutan ke 21 dari 26 bpd-si, tentunya posisi tersebut harus kita perbaiki di tahun 2016 ini. Disamping itu pula kita tetap menerapkan strategy penghimpunan dana masyarakat yang memperhatikan tingkat efisiensi, dan benar-benar memfokuskan pada dana murah tabungan dan berbiaya rendah,” jelas Salibana. (CG)

Post a Comment