![]() |
| Supriyadi Djae, aktivis muda PP Muhammadiyah |
Namun ada hal yang aneh saat kejadian dimana Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat mengirim pesan kepada seluruh warganya yang ada di Jakarta untuk tidak melintas di daerah San Pasifik Hotel 3 jam sebelum terjadinya ledakan bom yang menewaskan 6 orang didaerah tersebut.
Salah satu Aktifis muda Muhammadiyah di Jakarta, Supriyadi Djae mempertanyakan ada apa dibalik kejadian tersebut, jika pesan kepada warga Amerika itu benar, berarti pengeboman itu sudah direncakan sebelumnya, kenapa BIN pun tidak mengetahuinya.
" Jangan jangan ini ada kongkalikong dengan pihak terkait agar tidak bersuara sebelum kejadian" kata Supriyadi melalui surat elektronik yang dikirim ke redaksi Suara Pembaharu.com, Kamis (14/01/2016).
Untuk itu, Aktivis muda Muhammadiyah ini mendesak kepada pihak keamanan agar mengusut tuntas motif dan pelaku pengeboman secara profesional dan objektif. Dan berharap pihak keamanan juga tidak terburu buru dalam mengambil kesimpulan.
" kami berharap pihak keamanan tidak terburu buru menyampaikan informasi mengenai motif pelaku pengeboman sebelum memiliki bukti yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan" tuturnya.
Kami juga menduga pengeboman ini terdapat unsur konsfirasi ditingkat elit di pusat.
" Semoga ini bukan pengalihan isu isu korupsi atau persolan yang berhubungan dengan kepentingan asing di Indonesia" ungkap Mantan Ketua DPP IMM yang dikenal vokal ini. (Redaksi)

Post a Comment