SUARA PEMBAHARU- Hal ini terungkap pada pelaksanaan Forum Bakudapa yang digelar pemerintah kecamatan Aertembaga bersama Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, aktivis Lsm, dan wartawan, Rabu(4/5/2016).
Kapolsek Aertembaga AKP.Demitrius Lariwu saat menanggapi pernyataan salah satu Tokoh Masyarakat yang mempertanyakan status merah yang disandang Aerembaga diPolres Bitung, dimana wilayah tersebut masuk dalam daerah rawan katibmas.
"Kami akui bahwa wilayah Aerembaga memang masuk daftar merah, dan kasus penganiayaan menjadi kasus tertinggi yang sering terjadi diwilayah ini"jelas Demitrius.
Sedangkan untuk persoalan Pengurusan sertifikat Prona yang banyak disoro pada forum tersebut, Demitrius menegaskan akan memantau jika dilapangan terjadi pungutan.
"Jajaran Polsek Aertembaga akan memantau proses pengurusan serifikat Prona, dan jika terjadi pungutan dilapangan, maka dirinya siap melakukan penyidikan dan penyelidikan" ujar perwira yang tidak lama lagi akan ditarik untuk bertugas di jajaran Polda Sulawesi Utara.(Arham dila Licin)
Post a Comment