SUARA PEMBAHARU - Memaksimalkan pelaksanaan tahapan pemilihan kepala daerah gubernur dan wakil gubernur serentak 2017 agar berjalan sesuai jadwal, Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi Gorontalo terus memantapkan persiapannya. Karena sudah masuk pada tahapan pendaftaran pasangan calon pada bulan september 2016, worshop persiapan pemeriksaan kesehatan jasmani, rohani dan bebas penyalahgunaan narkotika, ungkap komisioner KPU Provinsi Gorontalo Ahmad Abdulah dilokasi kegiatan dihotel maqna, pada rabu (31/8).
 |
| Komisioner KPU Prov Gorontalo, Ahmad Abdullah |
Dalam persiapan pemeriksaan kesehatan bakal calon nanti, sebagai penyelenggara adalah KPU bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Spikolog. Hal ini diperintahkan oleh undang-undang dan PKPU dimana dalam pemeriksaan kesehatan KPU harus berkoordinasi dengan instansi lainnya, nanti KPU akan merekomendasikan rumah sakit mana yang akan ditunjuk tentunya berdasarkan petunjuk dari IDI. Setelah dirumah sakit akan dibentuk tim pemeriksa kesehatan paslon yang terdiri dari BNN, Dokter dan Spikolog, diperkirakan sekitar tanggal 21-27 September 2016.
Kita berharap efektivitas pemeriksaan kesehatan paslon berjalan lancar sebab dalam pemeriksaan tersebut jenis-jenis yang akan diperiksa seperti rambut, urine dan darah dan tentunya memakan waktu, nanti akan ada pertemuan kedua sudah pada pembahasan teknisnya misalnya rumah sakit, anggaran dan tim pemeriksa, dan besaran anggaran pemeriksaan masing-masing individu paslon 30 juta. Kemudian pertemuan ketiga kita akan mengundang paslon melakukan teknikal mitting tentang mekanisme dalam pemeriksaan kesehatan misalnya waktu pemeriksaan, tempat serta hal yang akan disiapkan oleh tim paslon. Jika nanti ada pembekakan anggaran dalam pemeriksaan tentunya KPU akan koordinasi lagi, namun KPU tetap merujuk standart penganggaran.
(RH)
Post a Comment