SUARA PEMBAHARUA - Dinas kependudukan dan catatan sipil Kabupaten Gorontalo terus dipadati masyarakat tiap harinya untuk urusan segala administrasi kependudukan. Walaupun disatu sisi sistemnya sudah menggunakan online dan antrian, namun terlihat pelayanananya masih belum maksimal karena masyarakat harus menunggu berjam-jam dan bahkan urusan pun tak bisa selesai saat itu.
 |
| Antrian di discapil Kabupaten Gorontalo, Rabu (7/9) |
Hal ini terlihat ketika wartawan suarapembaharu.com mendatangi kantor catatan sipil sejak pukul 07.00 wita, masyarakat sudah memadati kantor tersebut, dan salah satu masyarakat dari desa Tabumela kecamatan Tilango Ismail Abas ketika diwawancarai mengatakan, saya mengurus surat pindah sejak selasa 06 september 2016 dan sampai hari ini masih tetap antri dengan nomor urut 41, di hari Rabu (7/9).
"Saya berharap dinas kependudukan dan catatan sipil, secepatnya melakukan pembenahan dalam pelayanan agar urusan segala administrasi tidak berjam-jam. Hingga menimbulkan kesan, jika mengurus surat di Capil sudah tak dapat beraktivitas lagi karena pelayanannya yang memakan waktu berjam-jam," ucap Abas.
Abas pun berharap Bupati Kabupaten Gorontalo bisa menyelesaikan keterlambatan pengurusan administrasi kependudukan, agar kami masyarakat kecil merasa puas kedepan nanti, walaupun saya sudah dua hari urus surat pindah dari kabupaten gorontalo pindah ke kabupaten Bone Bolango karena keluarga saya mengharapkan saya sekeluarga untuk pindah.
(RH)
Post a Comment