SUARA PEMBAHARU- Festival Pesona Selat Lembeh yang resmi dibuka hari ini oleh Walikota Bitung Maxmilian Jonas Lomban. Inilah parade 200 Perahu Nelayan dan PATING yang mengawali Opening Ceremony FPSL 2016 yang akan menjadi agenda tahunan Pemkot Bitung.
 |
FPSL 2016 akan menghadirkan
pertunjukan spektakuler untuk menyambut
kehadiran para wisatawan di Kota Maritim yang berada di ujung utara
Sulawesi. Tahun ini FPSL mengangkat
tema “Warna-Warni Bitung (Colorful Bitung)”. Selat Lembeh adalah selat
di Kota Bitung, yang menghubungkan daratan utama Pulau Sulawesi dengan Pulau
Lembeh, dan telah lama menjadi tujuan
wisatawan asing maupun lokal, berkat pesona bawah lautnya.
Colorful Bitung akan
menampilkan pertunjukan kolosal sebagai sajian puncak dari
rangkaian kegiatan FPSL 2016, berupa
kolaborasi musik dan tarian kontemporer. Seni pertunjukan ini akan mengangkat
unsur budaya lokal dipadukan dengan kecanggihan seni pertunjukan digital (video maping).
“Masyarakat Bitung akan
menampilkan seni pertujukan yang mungkin baru pertama kalinya ada di
Sulawesi, memadukan unsur kostum, gerak tari dan tata panggung
melalui kecanggihan teknologi dengan mengangkat budaya lokal yang akan
menjadi tontonan spektakuler dan
menarik,” ujar Walikota Bitung, Max Lomban.
Yang menarik dari
acara ini, semua pengisi acara adalah masyarakat lokal Kota Bitung, mulai dari
masyarakat budaya sampai anak-anak sekolah ikut dilibatkan. Mereka telah
menjalani workshop seni pertunjukan
seperti pembuatan kostum hingga make up panggung. Masyarakat
Kota Bitung akan mempersembahkan tarian yang
menceritakan tentang Bitung
Bahari Berseri dengan 5 Pesona wisatanya. Acara ini merupakan bentuk apresiasi
dari masyarakat Bitung kepada para tamu yang telah berkunjung di FPSL dan akan
menjadi ikon setiap tahunnya.
Melalui seni
pertunjukan ini, menurut Max Lomban, Bitung sekaligus menyiapkan komunitas
budaya yang akan melestarikan budaya lokal dengan kreativitas secara profesional. Melalui panggung apresiasi ini
diharapkan masyarakat lokal bisa menyalurkan kreativitas seninya, dan akan
lahir seniman-seniman lokal yang bisa menampilkan kekayaan budaya Bitung ke
pentas nasional dan dunia.(Licin/Btg)
|
 |
|
|
Post a Comment