![]() |
| Ketua RMJ, Supriadi Djae |
"Sungguh disayangkan ya. Saudara Syahrul Hasan secara tegas memakai nama persyarikatan untuk berpolitik. Ini tentu menyakiti warga Muhammadiyah," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi sesaat lalu, Sabtu (4/3).
Supriadi juga menilai, pembentukan relawan yang dilakukan Syahrul Hasan terlalu politis. Bukan hanya namanya yang melacurkan Muhammadiyah, tapi juga waktu pembentukan yang dilakukan di putaran kedua mengindikasi bahwa relawan itu sangat bermuatan politik praktis.
"Kalau mereka mau jadi relawan, seharusnya kan dari awal pilgub. Tapi ini mencatut nama Muhammadiyah dan deklarasi di putaran kedua. Jelas ini membawa persyarikatan ke gelanggang politik praktis," kata mantan Ketua DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) itu.
Supriadi berharap, Muhammadiyah DKI tidak melacurkan nama persyarikatan. Kalau bikin relawan jangan pakai nama Muhammadiyah.
Lebih lanjut, Supriadi mengimbau kepada warga Muhammadiyah untuk bisa lebih cerdas dalam berpolitik. Setidaknya, tidak melacurkan nama Muhammadiyah hanya demi kepentingan politik praktis.
"Kita berharap warga Muhammadiyah tidak emosi namanya dicatut untuk kepentingan politik," tutup Supriadi.
Relawan Matahari Jakarta (RMJ) merupakan kumpulan aktivis Muhammadiyah yang pada Pilgub DKI 2017 ini menyatakan mendukung petahana untuk kembali melanjutkan program yang manfaatnya telah dirasakan masyarakat Jakarta.
Sahrul Setiawan

Post a Comment