![]() |
| Ardy Arsyad, Pakar Teknik Sipil Unhas |
“Balkon sepertinya tidak didesain untuk beban banyak orang dengan standar 1,5 kali beban orang pada gedung pertemuan,” kata lulusan Universitas Adelaide, Australia itu, Selasa (16-1-2018).
Ardy menambahkan, struktur balkon gedung adalah struktur tambahan dari void yang sudah ada dari desain awal. Hal ini bisa dilihat dari struktur balok baja yang hanya diangkur bolt pada kolom dengan sling penggantung pada ujung yang melayang.
“Seharusnya jika untuk balkon, baloknya harus menyambung pada balok utama bukan hanya menempel,” jelasnya.
Selain itu, ada kegagalan sambungan pada sambungan angkur baut yang sepertinya didahului oleh kegagalan sambungan balok baja dengan sling penggantung. Menurut Ardy, boleh jadi kegagalan sambungan ini karena kapasitas yang didesain untuk balkon tidak bagi orang banyak atau karena fatigue (kelelahan).
“Tapi karena umur baru 20 tahun lebih untuk baja biasanya masih bagus,” tutup Direktur Yayasan Pattingalloang Muda Institute itu.
Reporter :Andreow Reza
Editor : Arham Licin

Post a Comment