Suara Pembaharu ideas 2018

Talaud, suarapembaharu.com - Penangkapan ikan menggunakan bahan kimia atau lebih dikenal dengan Potasium kembali marak diperairan wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud.



Menyikapi hal tersebut, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Kabupaten Kepulauan Talaud, Yan Bawiling mengecam keras kepada nelayan yang mengunakan cairan berbahaya tersebut.

"Kesehatan masyarakat Talaud saat ini terancam dengan mengkonsumsi potasium yang akhir-akhir ini sudah marak digunakan nelayan," katanya, Selasa (15/01/2019).

Selain mengecam penangkapan ikan menggunakan potasium, Yan juga menyoroti penangkapan ikan menggunakan  alat bantu pernafasan (Compresor).

“Penggunaan kompresor berbahaya, dampaknya bisa perlamen atau meninggal. Karena, yang dihirup itu adalah karbon jadi bisa berakibat fatal, beda dengan tabung selam standar yang keamanannya sudah bisa dijamin,” beber pria yang kerap disapa Kak Yan ini.

Melihat kondisi tersebut, Yan Bawiling berharap, agar Pemerintah membuat zona perlindungan laut agar ekosistem laut dan bibit ikan dapat terus terjaga.

(Ive)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.