Suara Pembaharu ideas 2018

Camat Mapanget, Danny Kumajas
SUARA PEMBAHARU – Mencegah munculnya konflik yang dinilai publik sebagai konflik agama, yang terjadi di Bitung dan Minut. Hingga, Rabu (22/7), pemerintah Kecamatan Mapanget lakukan langkah antisipasi dengan mengirimkan surat himbauan kepada para pimpinan rumah ibadah di daerahnya, agar bisa terus menjaga stabilitas kerukunan antar umat beragama.

“Kami sudah mengirimkan surat himbauan ke para pimpinan tempat ibadah dan pemuka agama di 10 Kelurahan yang ada di Kecamatan Mapanget. Dalam surat, pemerintah Kecamatan Mapanget menghimbau agar pimpinan dan tokoh agama di daerahnya masing-masing bisa berperan aktif dalam menjaga kerukunan antar umat beragama, yang pada akhir-akhir ini diterpa konflik, seperti Bitung dan Minut,” ucap Camat Mapanget, Danny Kumayas kepada wartawan suarapembaharu.com.

Kumayas kemudian menjelaskan, para tokoh agama sangat menyambut baik himbauan yang juga merupakan himbauan Walikota Kota Manado tersebut. Menurut para tokoh agama, masyarakat akan lebih mudah terpancing isu yang akan memunculkan konflik, bahkan dapat menjerumus ke isu SARA.

“Untuk itu, selain memberikan himbauan kepada para pemuka agama, Kecamatan Mapanget juga akan meningkatkan pengawasan melalui program prokamling, agar bisa lebih awal meredam upaya penyebaran isu konflik yang beberapa waktu ini terus merebak. Ini juga menjadi himbauan Gubernur dan juga Walikota sehingga patut kita dukung bersama,” ujarnya.

Camat Mapanget ini pun menilai, konflik yang sedang terjadi di Bitung dan Minut,  hanya merupakan ulah dari oknum-oknum tertentu yang berupaya memecah belah kerukunan antar umat beragama di Nyiur Melambai. Dan demi menghindari masuknya upaya pemecah belah tersebut, Kumayas menilai komunikasi dan kerjasama yang baik antar pemuka agama dan pemerintah sangat diperlukan.


“Pimpinan agama jelas bisa memberikan himbauan kepada masyarakat agar jangan sampai terpancing dengan isu pemecah belah ini. Sebisa mungkin kita menghindari konflik, jangan timbulkan benih-benih perpecahan. Saya percaya dengan kompaknya pemerintah, TNI-Polri dan tokoh agama, tidak akan ada yang bisa memecah kerukunan antar umat beragama yang ada di Kota Manado, dan terutama di Kecamatan Mapanget,” tutupnya. (Cahya)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.