![]() |
| Camat Mapanget, Danny Kumajas |
SUARA
PEMBAHARU – Mencegah munculnya konflik yang dinilai publik sebagai
konflik agama, yang terjadi di Bitung dan Minut. Hingga, Rabu (22/7),
pemerintah Kecamatan Mapanget lakukan langkah antisipasi dengan mengirimkan
surat himbauan kepada para pimpinan rumah ibadah di daerahnya, agar bisa terus
menjaga stabilitas kerukunan antar umat beragama.
“Kami sudah mengirimkan surat himbauan ke para pimpinan
tempat ibadah dan pemuka agama di 10 Kelurahan yang ada di Kecamatan Mapanget. Dalam
surat, pemerintah Kecamatan Mapanget menghimbau agar pimpinan dan tokoh agama
di daerahnya masing-masing bisa berperan aktif dalam menjaga kerukunan antar
umat beragama, yang pada akhir-akhir ini diterpa konflik, seperti Bitung dan
Minut,” ucap Camat Mapanget, Danny Kumayas kepada wartawan suarapembaharu.com.
Kumayas kemudian menjelaskan, para tokoh agama sangat
menyambut baik himbauan yang juga merupakan himbauan Walikota Kota Manado
tersebut. Menurut para tokoh agama, masyarakat akan lebih mudah terpancing isu
yang akan memunculkan konflik, bahkan dapat menjerumus ke isu SARA.
“Untuk itu, selain memberikan himbauan kepada para pemuka
agama, Kecamatan Mapanget juga akan meningkatkan pengawasan melalui program
prokamling, agar bisa lebih awal meredam upaya penyebaran isu konflik yang beberapa
waktu ini terus merebak. Ini juga menjadi himbauan Gubernur dan juga Walikota
sehingga patut kita dukung bersama,” ujarnya.
Camat Mapanget ini pun menilai, konflik yang sedang terjadi
di Bitung dan Minut, hanya merupakan
ulah dari oknum-oknum tertentu yang berupaya memecah belah kerukunan antar umat
beragama di Nyiur Melambai. Dan demi
menghindari masuknya upaya pemecah belah tersebut, Kumayas menilai komunikasi
dan kerjasama yang baik antar pemuka agama dan pemerintah sangat diperlukan.
“Pimpinan agama jelas bisa memberikan himbauan kepada
masyarakat agar jangan sampai terpancing dengan isu pemecah belah ini. Sebisa
mungkin kita menghindari konflik, jangan timbulkan benih-benih perpecahan. Saya
percaya dengan kompaknya pemerintah, TNI-Polri dan tokoh agama, tidak akan ada
yang bisa memecah kerukunan antar umat beragama yang ada di Kota Manado, dan
terutama di Kecamatan Mapanget,” tutupnya. (Cahya)

Post a Comment