Penulis :
Sahrul Setiawan (Wartawan suarapembaharu.com)
MENJELANG 4 hari
memasuki tahapan pendaftaran calon Walikota dan Wakil Walikota Manado. Intensitas
para kandidat dalam melakukan manuver politik semakin kencang dan makin terbaca.
Diprediksi, hanya akan ada tiga pasang calon Walikota dan
Wakil Walikota Manado yang akan bertarung di Pilwako Manado nantinya. Harley
Mangindaan dan Jimmy Asiku dari Partai Demokrat, G.S Vicky Lumentut dan Hanny
Joost Pajouw dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Partai Nasdem
dan Jimmy Rimba Rogi dan Ayub Ali dari Partai Golkar dan Partai Gerindra.
Pasangan calon Harley Mangindaan dan Jimmy Asiku yang digadang-gadang akan mengendarai Partai
Demokrat. Sejak beberapa minggu sebelumnya telah terlihat begitu mesra, bahkan
alat peraga keduanya, mulai dari spanduk dan stiker selalu dipasang
bersebelahan oleh para tim maupun pendukungnya. Kedua orang ini telah menyampaikan
kepada publik bahwa mereka telah resmi sebagai pasangan calon selanjutnya.
Sementara, Walikota
Manado, G.S Vicky Lumentut yang juga ketua Partai Demokrat Sulut, didetik-detik
terakhir ini mulai melakukan rencana cadangan untuk melaju di Pilwako Manado. Beberapa
pendukungannya mulai mencari formula baru dengan mempertanyakan ke publik, jika
seandainya GSVL sapaan akrab Lumentut menggunakan kendaraan PDI-P di Pilwako
nantinya. Disisi lain, figur GSVL memang amat diperhitungkan di Pilwako Manado
saat ini, selain dirinya sebagai pimpinan Manado, GSVL juga memiliki masa loyal
dan militan, belum lagi dengan kekuatan infrastruktur yang begitu tersistematis.
Maka tidak heran, hampir semua partai politik di Manado berkeinginan meminang
dirinya.
Detik akhir tahapan pendafataran, mulai terlihat baliho
maupun spanduk GSVL mulai dipasang bersebelahan bersama Hanny Joost Pajouw (HJP)
di beberapa titik, sebagai pertanda kedua orang ini pasangan di Pilwako Manado nantinya.
HJP sendiri telah dipastikan mendapat rekomendasi dari partai Nasdem, tetapi masih
ada catatan dari DPP Partai Nasdem agar partai ini tetap berkoalisi bersama
PDI-P di Pilwako Manado.
Sementara itu,
kehadiran sang fenomenal Mantan Walikota Manado, Jimmy Rimba Rogi sebagai calon
Walikota Manado membuat situasi politik Manado semakin menarik. Setelah ditetapkan
Mahkamah Konstitusi untuk bisa mencalonkan diri, Imba panggilan akrabnya melaju
bak pelor yang tak dapat dibendung siapapun. Antrian panjang calon Walikota Manado
di partai Golkar mampu dilewatinya tanpa mengalami kendala, sehari setelah menyerahkan
berkas pendaftaran dan melakukan FPT di DPP Partai Golkar, Imba langsung
mengantongi SK calon Walikota Manado dari dua kubuh partai Golkar. Tak berlangsung
lama, Imba dengan kemampuan lobi politik dan komunikasinya telah mampu mendapat
kepercayaan dari partai Gerindra sebagai calon Walikota Manado.
Jika hitung-hitungan politiknya untuk menang Pilwako Manado, Imba
membutuhkan suara muslim Manado untuk memperkuat kemenangannya, karena kedua
pasangan sebelumnya tidak mampu mewakili suara muslim Manado. Jika langkah ini yang
diambil, maka pasangan Imba dipastikan adalah anggota DPRD Sulut yang telah
duduk dua Periode dari Partai Amanat Nasional (PAN), Ayub Ali. Selain anggota
DPRD Sulut, Ayub Ali juga merupakan Sekretaris PAN Sulut dan dari memiliki
peringkat hasil survey terbesar dari Muslim sebagai calon Wakil Walikota Manado.
Ketiga pasangan ini, pasti mampu memeriahkan panggung politik
Manado. Walau tidak ada satu orang pun yang mampu mengetahui hasil akhirnya,
tapi dipastikan ketiga pasangan ini memiliki pendukung yang besar dan memiliki
peluang yang sama sebagai pimpinan Manado selanjutnya.

Post a Comment