![]() |
| Penggusuran lahan Kampung Bobo, Rabu (3/8) |
SUARA
PEMBAHARU – Isak tangis warga kampung Bobo, Kelurahan Maasing, Kota
Manado terus mewarna penggusuran dan eksekusi lahan secara paksa yang dilakukan
Petugas gabungan dari Satpol PP Kota Manado, dan mendapat pengawalan dari tim
Polresta Manado, juga TNI AD, Rabu (5/8).
Tanah yang diklaim menjadi hak milik Hanny Wala, telah lama
didirikan ratusan rumah. Tapi kini semua lahan telah kosong, dan secara
terpaksa warga yang tinggal di tempat tersebut dengan rela meninggalkan rumah
mereka karena telah dihancurkan.
Sebelum penggusuran, warga telah diberi peringatan untuk
mengosongkan lahan tersebut, Selasa (4/08). Tapi karena diabaikan, maka
pembongkaran dengan paksa pun dilakukan terhadap ratusan rumah warga di lahan Kampung
Bobo tersebut.
Pembongkaran rumah dimulai pukul 10.00 Wita, dan sempat
tertunda karena sebagian besar warga menolak rumah mereka untuk dihancurkan dan
melakukan perlawanan, tapi pada akhirnya warga harus pasrah. Bahkan salah seorang
warga terlihat histeris menangis, ketika alat berat mulai menghancurkan rumah
mereka.
“Dasar nda (tidak, red) ada ontak (otak, red), nda (tidak, red) punya hati,” teriak salah seorang wanita yang juga menangis
histeris karena rumahnya di bongkar.
Tapi, pembongkaran ratusan rumah warga Kampung Bobo ini terus
dilakukan hingga diratakan dengan tanah sampai selesai. (MO3)

Post a Comment