SUARA PEMBAHARU- Nasib industri perikanan Kota Bitung semakin terpuruk semenjak moratorium perikanan yang diterapkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pujiastuti.
Kota Bitung yang dulunya tidak pernah kekurangan bahan baku ikan untuk industri pengolahan, namun semua itu tinggal cerita masa lalu, karena saat ini unit pengolahan ikan yang tersisa dan masih mampu eksis harus mendatangkan bahan baku ikan dari pulau Jawa dan Sumatera.
" Kita harus datangkan dari Jawa dan Sumatera, karena stok sisini tidak sanggup lagi memenuhi kebutuhan produksi yang ada" Jelas Basmi Said, Ketua UPI Kota Bitung beberapa waktu lalu.
Bahkan menurut Basmi, bulan februari atau Maret tahun ini, bahan baku akan di impor dari sejumlah negara.
" dalam waktu dekat ini kami akan impor bahan baku dari sejumlah negara" katanya.
Dari semua yang dialami oleh industri perikanan kota Bitung, ditambahkan oleh Dosen Ekonomi Manajemen di STIE Petra ini, moratorium perikanan yang menjadikan keterpurukan pada sektor paling banyak menyerap tenagakerja ini.
" Jika moratorium ini tetap dilanjutkan, maka kita sebagai pelaku diindustri ini akan bersiap dengan resiko terburuk, yakni semua pabrik akan tutup" jelasnya.(Licin)
Post a Comment