Suara Pembaharu ideas 2018


SUARA PEMBAHARU- Membaca tulisan Bung Bre Redana  berjudul " Inikah Senjakala Kami" Harian Kompas edisi 27 Desember 2015,  yang saya dapatkan dari tautan seorang teman di media sosial Facebooknya membuat saya tertegun. Ternyata ada seorang wartawan senior yang telah malang melintang didunia jurnalistik, namun seakan "kaget" dengan fenomena internet.

Saya yang baru seumur jagung ikut merasakan "hebatnya" profesi ini akan coba mengulas sedikit tulisan atau lebih tepat disebut "curhat' seorang Bre.

Pertanyaan Bre Redana: apakah ini akhir dari peradaban surat kabar cetak saat ini ?
Jawaban saya: bisa iya, bisa juga belum sekarang.

Bre Redana sepertinya juga lupa bahwa dibeberapa daerah, justru banyak wartawan media cetak yang hanya duduk entah dimana, namun setiap hari memiliki berita yang didapat hanya melalui copy paste di media online. Apakah ini sebuah bentuk tata krama jurnalis yang "katanya" memiliki kewibawaan intelektual layaknya seorang Doktor?, tolong jawab saya bung.

Mungkin Bre juga lupa bahwa perkembangan ilmu pengetahuan seiring dengan perkembangan zaman. Kita semua tahu bahwa perkembangan ilmu sosiologi yang terus tumbuh mengikuti perkembangan dan tren masyarakat sosial yang terus muncul, begitupun apa yang terjadi dengan ilmu yang berkaitan dengan dunia jurnalisme, yang mungkin saat ini lebih cenderung dan dekat dengan ilmu komunikasi, komunikasi sosial, ataupun marketing komunikasi.

Lagi lagi Bre lupa bahwa didunia yang semakin "sempitnya" waktu ini, kecepatan dan ketepatan adalah dua hal yang wajib hukumnya didunia jurnalis. Namun tetap menjadi yang terbaik dibandingkan dengan lambat dan tepat serta sulit didapat.

Mendelegasikan otak pada alat rekam tentunya punya arti berbeda jika Bre Redana tidak merasa dunia internet adalah "musuh" buat wartawan seperti anda yang harus berlari cepat untuk mengejar narasumber dengan bolpoin dan notes.

Bro...Sudah saatnya dunia beralih  ke Media Online dengan kekuatan teknologi yang dimiliki, wartawan bisa lebih cepat, tepat dan akurat dalam menampilkan berita untuk masyarakat dengan kesadaran totalitas yang ada.

Tahun sudah berganti, itu senjakala kamu Bre, bukan kami. Nilai nilai dasar jurnalistik tetap dibutuhkan, namun dalam bingkai yang berbeda. (Arham Licin-Wartawan Media Online SuaraPembaharu.com)


Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.