Suara Pembaharu ideas 2018

SUARA PEMBAHARU - Kapal Tug Boat Brahma 12 yang memuat batubara dibajak kelompok teroris Abu Sayaf dari negara Filipina, Senin (28/3) sekira pukul 23.00 wita.
Kapal Tug Boat Brahma 12 yang dibajak
Informasi yang dihimpun wartawan suarapembaharu.com, sebelumnya kapal tugboat bertolak dari Banjarmasin menuju Filipina 15 Maret 2016 kemudian Kapal tersebut mengangkut muatan coal in bulk (batubara) dengan 10 kru.

Laporan yang didapat, Kapal dibajak Sabtu 26 Maret 2016, Kasus ini terungkap usai salah satu kru kapal, yaitu nahkoda kapal TB Brahma 12 atas nama Peter Tonsen (31 tagun) Barahama/tahuna agama Kristen, alamat Perum. MK. Paraoise blok J. N0. 8 rt. 8/01  kel. Bukit tempayan kec. Batu aji Batam, menghubungi atasan PT. Patria Maritime Line cab. Banjarmasin alamat ds. Sei Jingah Besar rt.002 kec. Tabunganen Batola atas nama Reza menyampaikan, bahwa mereka sedang diculik dan para penculik meminta tebusan.

"Para penculik meminta tebusan sebesar 50 juta peso atau setara Rp 14,2 miliar," ungkap Peter.

Kapal dengan call sign YDB-4731 ini sampai di sekitar Pulau Languyan, Provinsi Tawi-Tawi, Filipina, kemudian dibajak oleh kelompok bersenjata. Kapal Brahma 12 selanjutnya ditinggalkan begitu saja di tengah laut hingga ditemukan oleh aparat kepolisian Filipina, Senin (28/3) sore waktu setempat, dalam keadaan tak berawak. (AAA)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.