![]() |
| Foto bersama Kapolda Gorontalo, Brigjen Hengkie Kaluara bersama 5 komisioner KPU Provinsi Gorontalo |
Dalam audensi tersebut kapolda Gorontalo Brigjend Drs. Hengkie Kaluara menerima langsung rombongan KPU Provinsi Gorontalo, hadir juga Dir. Reskrimum, Dir. Intelkam dan yang mewakili Karo Ops dalam audiens tersebut.\
Audensi ini membicarakan masalah tahapan pilkada serentak ke 2 tahun 2017 yang tahapannya akan dimulai pada tahapan Perencanaan program dan anggaran, batas akhir 22 Mei 2017.
Pada kesempatan ini pula Kapolda Gorontalo menyampaikan, bahwa Polda Gorontalo dan Polres jajarannya akan terus mengawal dan mengamankan tahapan-tahapan yang akan dijalankan KPU provinsi Gorontalo.
"Bagi Polda Gorontalo anggaran bukan merupakan syarat mutlak dalam pelaksanaan Pilkada, pengamanan pelaksanaan tahapan-tahapan pilkada di tahun 2017 juga salah satu unsur terpenting. Tahapan pilkada nantinya bagian dari tanggungjawab Polri yang harus dijalankan sesuai dengan amanah undang-undang," ungkap Kapolda Gorontalo.
Polda Gorontalo juga akan melakukan pemetaan masalah atau potensi konflik yang akan terjadi selama tahapan berlangsung, hal ini untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.
"Dalam setiap tahapan, Polda, KPU dan Bawaslu juga instansi lainnya akan terus berkoordinasi dan berdiskusi serta mengevaluasi tahapan-tahapan yang telah dijalankan, hal ini untuk menghindari ada permasalahan selama pelaksanaan pilkada," jelasnya.
Pada tahun 2017 untuk provinsi Gorontalo, ada 2 pilkada yang akan dilaskanakan yaitu pemilihan gubernur Gorontalo dan pemilihan bupati Boalemo yang serentak dilaksanakan tahun 2017. (RH)

Post a Comment