SUARA PEMBAHARU- Peringatan Isra dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1437 H yang dilaksanakan oleh Jamaah Masjid Almuttaqien Girian Weru Satu bekerjasama dengan Majelis Ta'lim Al Hikam Bitung.
Habib Muksin Bil Faqih dalam hikmah yang bawakan mengingatkan kembali peristiwa bersejarah yang merupakan tonggak turunnya perintah Sholat 5 waktu kepada umat Nabi Muhammad SAW.
" Namun sebenarnya, sholat 5 waktu sudah dikerjakan oleh Nabi Muhammad SAW bersama seluruh Nabi Nabi jauh sebelum Isra dan Mi'raj, hanya saja perintah wajibnya Sholat 5 waktu itu turun pasca Rasulullah SAW melakukan perjalanan Isra dan Mi'raj" jelas pendiri yayasan Al Hikam ini.
Inti dari perjalanan horisontal dan vertikal yang dilakukan Rasulullah SAW, adalah bagaimana Rasulullah diperlihatkan berbagai peristiwa yang dialami umat manusia oleh Allah SWT.
"Apa yang diperlihatkan Allah SWT saat perjalanan Rasulullah SAW dimalam Isra dan Mi'raj, kini telah terbukti dan terjadi dikalangan umat dimuka bumi ini" ujar Habib Muksin didwpan ratusan jamaah yang memadati kompleks Masjid yang akan menjadi satu ikon dikota Bitung ini.
Dipenghujung hikmah yang dibawakan, Habib yang dikenal memiliki banyak murid di Kota Bitung ini berharap agar umat Islam kota Bitung lebih banyak membantu pembangunan masjid, karena Isra dan Mi'raj juga berarti perjalanan dari masjid kke masjid.
"Isra dan Mi'raj adalah perjalanan dari Masjidil Haram di kota Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem dan menuju sidratul muntaha," tutupnya.(Arham dila Licin)
Post a Comment