Gorontalo, suarapembaharu.com - Banjir bandang yang terjadi akibat hujan deras dan angin kencang di kelurahan Hutuo Kecamatan Limboto telah menelan Korban. Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi sekitar pukul 13.15 wita sampai sore hari membuat sungai di kelurahan Hutuo meluap dan berujung 3 (Tiga) dari 7 (Tujuh) anak-anak yang saat itu sedang mandi disungai terseret arus sungai.
 |
| Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Gorontalo |
Menurut Kapolres Gorontalo AKBP Purwanto, SIK saat menjelaskan kronologis kejadian menerangkan, bahwa menurut saksi Ba Iki (40), Pekerjaan Swasta, yang tinggal di Kelurahan Hutuo Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo ini mengungkapkan, saat itu ke-7 (Tujuh) anak-anak tersebut sedang mandi di sungai di Kelurahan Hutuo. Tiba-tiba datang arus sungai yang sangat deras dan menyeret ke-7 (Tujuh) anak tersebut, namun pada saat itu empat orang korban dapat selamat karena sempat berpegangan di rerumputan yang ada di pinggiran sungai tapi sayangnya ke-3 (Tiga) korban lainnya tidak dapat berpegangan karena berada di arus sungai yang sangat deras.
"Akibat kejadian tersebut ke-3 (Tiga) korban hanyut sampai ke danau dan ditemukan telah tim SAR bersama masyarakat sekitar pukul 17.45 wita. Ke 3 anak tersebut pun sudah dalam keadaaan tak bernyawa dan sekarang Korban sudah dibawah ke rumah Sakit umum Dr.M.M Dunda," jelas AKBP Purwanto, SIK.
 |
| Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Gorontalo |
Indentitas korban meninggal dunia tersebut yakni, Abi Rasya Kinasi (10), Siswa, Aldo Rahmat (10), Siswa juga dan Adrian Jabi (10), Siswa, ketiganya tinggal Kelurahan Hutuo Kecamatan Limboto.
Adapun identitas korban selamat yakni Dimas Pai (12), Hafid Doke (11), Nur Cholis (11) dan Alif (11).
(RH)
Post a Comment