| Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo saat membawa sambutan di sarasehan dewan pers di GKIC Manado, Kamis (3/11) |
"Kami nantinya akan menerapkan untuk setiap wartawan memiliki sertifikasi, lewat Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) baik yang dilaksanakan Dewan Pers maupun organisasi wartawan yang terdaftar seperti PWI, AJI dan IJTI," kata Yosep.
Yosep menambahkan, uji kompetensi penting dilakukan bagi wartawan karena tantangan di era digital saat ini sangat sulit membedakan mana perusahan pers atau bukan. Hal ini pun berujung pada independensi dan profesionalisme perusahaan pers. Hal ini juga berdampak pada kompetensi wartawan yang berada di perusahaan pers tersebut.
"Kami dalam hal ini Dewan Pers akan meningkatkan standarisasi perusahaan pers untuk mejaga hal tersebut," ungkap Yosep.
Nantinya juga media-media yang lolos verifikasi Dewan Pers, akan mendapatkan logo tanda verifikasi yang akan dicantumkan di bagian kiri media baik cetak maupun online, agar diketahui masyarakat.
"Nantinya ini akan disosialisasikan dan menjadi evaluasi untuk mengetahui media yang benar-benar mengacu pada kode etik jurnalistik," ucapnya.
| Anggota Dewan Pers, S. H Sarundajang saat membawa sambutan di sarasehan dewan pers di GKIC Manado, Kamis (3/11) |
"Harus ada evaluasi dampak digitalisasi dan keberadaan media di Indonesia terkhusus media online," jelas mantan Gubernur Sulut ini.
Saresahan ini pun dihadiri juga ,
Post a Comment