Suara Pembaharu ideas 2018
Showing posts with label Basarnas. Show all posts

Tim SAR saat mengevakuasi korban. #photo Humas Basarnas Manado.
Bolmong,Suarapembaharu.com - Evakuasi penambang emas tanpa izin yang tertimbun longsor di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, terus dilakukan Tim SAR Gabungan.

Hingga hari ini, Rabu (6/3) tercatat sebanyak 27 korban yang sudah dievakuasi oleh Tim SAR gabungan.

"Selama ini tim SAR telah mengevakuasi 27 orang dengan rincian 9 orang meninggal dan 18 orang yang selamat. Korban terakhir yang kita evakuasi pada pukul 14.40 Wita," kata Humas Basarnas Manado, Fery Ariyanto kepada Suarapembaharu.com, Rabu (6/3/2019) sore.

Sampai saat ini, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri BPBD masih terus dilakukan.(tsir)

Basarnas Manado saat memperkenalkan cara evakuasi korban bencana.
Suarapembaharu.com - Guna untuk mengurangi terjadi korban jiwa dalam suatu bencana, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan memperkenalkan cara-cara melakukan pertolongan serta menghindar saat terjadi bencana.

Seperti yang dilakukan Basarnas Manado di Pondok Pesantren Darul Istiqomah Manado, Senin (18/2/2019).

"Kegiatan perkenalan pertolongan dan menghindari saat bencana ini merupakan program dari Basarnas RI," ujar Humas Basarnas Manado, Ferry Ariyanto.

Lanjut Ferry, selain memperkenalkan tatacara pertolongan, ratusan siswa di Pondok Pesantren Darul Istiqomah ini juga dibekali cara untuk mengevakuasi korban bencana baik perorangan maupun banyak orang.

Pimpinan Pondok Pesantren Darul Istiqomah, Muyasir menyampaikan, pihaknya merasa senang anak didik kami bisa mengetahui cara-cara mengevakuasi korban dan cara menghindar pada saat terjadi bencana atau musibah.

"Tentunya kami sangat senang dan bangga kepada Basarnas Manado telah memperkenalkan tatacara melakukan pertolongan maupun menghindar saat terjadi bencana," ujar Muyassir.

Apalagi lanjut Muyassir, belum lama ini musibah banjir terjadi di kota manado, dan Pondok kami juga terendam banjir cukup tinggi.

"Dengan pemberian materi terhadap anak didik kami, tentunya kedepan mereka bisa menyelamatkan diri sendiri, teman-teman nya atau keluarganya," ujar Muyassir.

Pihaknya juga sangat mendukung progam Basarnas 'SAR Goes To School' yang memperkenalkan tentang bahayanya bencana atau musibah kepada anak-anak usia muda.

"Kami harap pemberian materi ini bisa berkelanjutan," harapnya.

Diakhir kegiatan, Basarnas Manado memberikan buku 'SAR Goes To School' kepada Pondok Pesantren Darul Istiqomah yang diterima langsung Pimpinan Pondok, Ustadz Muyassir.(tsir)

Basarnas Manado saat melakukan pencarian tiga nelayan yang hilang di perairan pulau Manado Tua.
Suarapembaharu.com - Tim SAR Pencarian dan Pertolongan Manado mencari 3 nelayan yang hilang di perairan Pulau Manado Tua, Kecamatan Bunaken, Kota Manado.

Kita kerahkan Tim Rescue Pos Siaga SAR Malalayang untuk melakukan pencarian korban dengan menggunakan satu unit perahu penolong.

"Kita kerahkan Tim Rescue Malalayang untuk mencari tiga nelayan, Arther Winokan, Frangki Kakoti dan Sisco siow, yang tak kunjung pulang sejak pergi memancing ikan pada Jumat kemarin," jelas Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Manado, Ferry Ariyanto, Minggu (30/12/2018).

Lanjut Ferry, hingga saat ini tim masi terus melakukan pencarian ketiga nelayan asal Minahasa Selatan.

"Tim masih melakukan pencarian di perairan Pulau Manado Tua dan sekitarnya," lanjut Ferry.

Basarnas Manado juga mengimbau kepada seluruh nelayan di Sulut agar jangan dulu melaut karena cuaca tidak bersahabat.

"Kepada masyarakat, utamanya para nelayan, agar jangan melaut dulu di tengah cuaca yang ekstrem ini," imbau Ferry Ariyanto sembari menambahkan pihaknya saat ini sudah membuka posko pencarian di Pos SAR Malalayang.(tsir)

Kepala Kantor Basarnas Manado saat melakukan pengecekan personil dan peralatan siaga SAR khusus.
Suarapembaharu.com - Menghadapi Natal dan Tahun Baru, Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manado, Kamis (20/12/2018) pagi, menggelar apel siaga SAR khusus di lapangan Kantor Basarnas Manado.

Apel siaga SAR yang dipimpin langsung Kepala Kantor Basarnas Manado ini juga dilakukan guna mengecek peralatan yang ada dan kesiapan anggota.

"Personil Basarnas juga sudah mulai melakukan pemantauan dan siaga di beberapa titik untuk mengantisipasi terjadi kecelakaan baik di darat dan di laut. Seperti pelabuhan Manado dan terminal malalayang, pos sar Tahuna, pos SAR Amurang, pos siaga SAR Kotamubagu dan pos SAR siaga malalayang," ujar Kepala Kantor Basarnas Manado, Amiruddin seusai meminpin apel siaga SAR khusus.

Selain itu, pihaknya juga mensiagakan Kapal Bima Sena di bitung siap melaksanakan operasi kecelakaan laut apabila terjadi musibah pelayaran.

"Dalam siaga SAR khusus ini, sebanyak 92 personil SAR dikerahkan. Termasuk di wilayah Gunung Soputan untuk mengantisipasi apabila terjadi erupsi secara tiba-tiba," lanjutnya.

Siaga SAR ini akan berjalan dari rentang waktu 20 desember 2018 hingga 2 januari 2019. Di Manado, pemantauan dalam rangka siaga SAR ini selain difokuskan di beberapa titik yang dianggap rawan, personil SAR juga disiagakan di Bandara.

"Semua personil baik di kantor dan di pos-pos agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan dalam melaksanakan pengamanan siaga Natal dan Tahun Baru,' harap Kepala Kantor Basarnas Manado, Amiruddin.(tsir)

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.