Suara Pembaharu ideas 2018

Proses upacara bendera dalam rangka HUT RI ke 70 sekaligus menutup Mabicam STIKES Muhammadiyah
SUARA PEMBAHARU – Pelaksanaan Masa Bimbingan Calon Mahasiswa Baru (Mabicam) Sekolah Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Manado yang digelar dari tanggal 12-17 Agustus 2015, berlangsung sukses dan di tutup dengan upacara bendara dalam rangka HUT RI Ke-70.

Ketua STIKES Muhammadiyah, Agus Laya SKM yang bertindak sebagai inspektur upacara menyampaikan, pentingnya Mahasiswa STIKES Muhammadiyah untuk terus memberikan pelatihan dan pendidikan karakter kepada mahasiswa.

“Lewat Mabicam semoga karakter-karakter tangguh, bersih dan berkarakter terus lahir di STIKES Muhammadiyah. Dan di momentum HUT RI Ke-70 mari secara bersama kita pererat persatuan dan kesatuan,” ucap Laya dalam sambutannya.

Kegiatan Mabicam yang telah dilaksanakan berjalan sukses dan aman karena panitia pelaksana telah menyesuaikan dengan istruksi kementerian pendidikan, yakni proses pengenalan tanpa perploncoaan di hal-hal negatif.

Ketua Panitia Mabicam, Frangky Podungge menambahkan, selama kegiatan panitia menjalankan tugasnya sesuai dengan instruksi Kementerian Pendidikan tanpa tindakan kekerasan.

“Untuk menjaga tindakan-tindakan kekerasan, setiap harinya panitia melakukan rapat evaluasi. Dan syukur sampai berakhirnya Mabicam tidak ada keluhan dari peserta dan kejadian yang tidak diinginkan,” ungkap Podungge.

Sementara itu Ketua SC Mabicam, Ari Putra Utama menyampaikan, Penekanan pengenalan kampus, pelatihan dan pendidikan karakter kepada Mahasiswa bersyukur bisa tercapai, hal ini dibuktikan dengan keaktifan mahasiswa baru dalam menerima materi dan referensi tulisan ketika selesai menerima materi.

“Hasil dari Mabicam ini memang belum sepenuhnya berhasil karena waktu yang singkat dalam pelaksanaannya. Tapi setidaknya, penguatan materi dan karakter telah dimaksimalkan kepada para mahasiswa baru untuk menjadi mahasiswa seutuhnya,” jelas Ari.

Wakil Ketua IV STIKES Muhammadiyah, Rizal Arsyad MA ikut juga menegaskan, sejak awal pelaksanaan Mabicam cara-cara yang tidak mendidik mahasiswa baru telah disampaikan kepada panitia. Pihak kampus juga menambahkan dalam pelaksanaanya di tahun ini berpegang teguh pada prinsip-prinsip kemajemukan dalam beragama.


“Tambahnya positif dari konsep Mabicam tahun ini adalah, konsep menjaga kerukunan antar umat beragama, karena disadari betapa rawannya gangguan stabilitas keamanan apalagi terkait isu-isu keagamaan yang mengancam NKRI,” tegas Arsyad. (MO3)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.