SUARA PEMBAHARU, - Tanwir XXVI Ikatan
Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Manado, sukses digelar, yang membawakan amanah
persyarikatan dan kebangsaan dihadapan peserta Tanwir yang terdiri dari SPP
IMM, Lembaga IMM tingkat pusat serta DPD IMM se-Indonesia, (29/10).
Beni Pramula sebagai Ketua DPP IMM mengatakan banyak momentum kebangsaan disikapi IMM yang ingin tampil kedepan dalam merebut momentum. "IMM harus turut andil membangun dunia," ujar Pramula.
Dikatakannya juga, bangsa Indonesia sebentar
lagi hadapi MEA, suatu gagasan IMM membuktikan dengan pertemuan internasional
menyambut MEA yang dihadiri 15 negara.
Di tingkat Asia-Afrika, IMM pun merangkul
menjadikan momentum sejarah, dimana pemuda pertama kali Bung Karno merangkul,
kini di 2015 IMM mampu buktikan pemuda mahasiswa Asia-Afrika dirangkul.
"Kita menduniakan ikatan IMM di
dunia," kata Pramula
IMM juga mendapatkan tiga besar berbicara
masalah ekonomi dunia, di kirimkan kader-kader IMM di Beijing, China, serta
meraih Nobel Perdamaian.
Kota Manado dan Sulawesi Utara menurutnya
dikenal dengan 'Torang Samua Basudara' menjadikan kota indikator toleransi
keberagaman di Indonesia bahkan dunia.
"Harus bangga, kiblat beragama nasional ada di Sulut, dan teman-teman kita itu sampaikan saat pertemuan pemuda Islam di Bahrain," ujar Pramula. (IRN)

Post a Comment