![]() |
| Kabid Humas Polda Sulut, AKBP Wilson Damanik |
Nama Kapolda Sulut ini disebut-sebut turut mendukung aktivitas pertambangan ilegal PT Sanmas di area hutan lindung kabupaten Boltim.
Pihak Polda Sulawesi Utara saat diwawancarai, Selasa (11/8), melalui Kabid Humas Polda Sulut AKBP Wilson Damanik kemudian langsung membantah hal tersebut.
"Polda Sulut telah berkomitmen melawan juga memerangi segala bentuk kegiatan ilegal, termasuk kegiatan pertambangan ilegal. Jadi, jika ada oknum yang menggunakan nama Kapolda untuk mengamankan operasi Ilegalnya, maka hal tersebut tidak betul. Kami juga akan mengusut pertambangan ilegal di Boltim yang dilakukan PT Sanmas ini, termasuk soal pencatutan nama Kapolda,” ucap Kapolda Sulut melalui Damanik.
Lanjut ditambahkannya, bahwa lembaga Kepolisian sejauh ini konsisten melawan tindakan yang tidak sesuai dengan aturan. Dirinya mengaku pernah mengenal nama Fahmi yang tidak lain adalah owner PT Sanmas, namun tidak begitu mengenal secara akrab, Damik berjanji akan mengusut tuntas keberadaan pertambangan ilegal di Boltim.
”Utuk hal ini kami tidak membiarkan jika apa yang dilakukan pihak pertambangan Boltim menyalahi aturan yang ada. Karena bagaimanapun pertambangan yang dilakukan di hutan lindung itu tidak sesuai undang-undang,” tegas Damanik. (MO3)

Post a Comment