![]() |
| Foto bersama pengurus PP GMNI, Korda GMNI Sulut, Gubernur Sulut dan para pembicara dalam diskusi, Sabtu (22/8) |
SUARA
PEMBAHARU – Pengurus Kordinator Daerah (Korda) GMNI
Sulawesi Utara resmi dikukuhkan Presidium pusat GMNI, Sabtu (22/8). Bertempat
di Aryaduta Hotel, Bendahara Presidium Pusat GMNI, mengambil sumpah terhadap
Ketua Korda GMNI Sulut Clance Teddy, beserta jajaran pengurusnya.
Dalam pengukuhan ini tidak hanya prosesi
pelantikan yang dilakukan, tapi momentum tersebut dimaksimalkan juga kelompok
mahasiswa beraliran Marhaenisme ini untuk menggelar diskusi nasional dengan
tajuk 'Pemimpin Baru & Geo-Strategi Sulawesi Utara Menuju ASEAN Economic
Community'.
Sejumlah pembicara yang paham dalam hal
tersebut dihadirkan, guna melahirkan formulasi tepat terhadap sosok pemimpin
yang memiliki karakter serta visi Geo-Strategy.
Gubernur Sulut, Dr Sinyo Harry Sarundajang
yang didaulat sebagai pembicara utama, didampingi oleh sejumlah panelis lainnya
seperti Erick Mingkid (Praktisi Hukum), Andre Mongdong (Indonesia of server),
DR. Ferol Warouw (Akedemisi) Ferry Tjang (Politisi Muda), serta Billi Lombok
(Anggota DPRD Sulut) tampil dalam diskusi tersebut.
SHS sapaan akrab Gubenur Sulut ini,
menyampaikan gagasannya dalam diskusi dan mengemukakan kalau ada beberapa
pendekatan yang bisa dilakukan oleh Pemimpin Sulut kedepan untuk mewujudkan
Geo-Strategi yang disinkronkan dengan ASEAN Economic Community.
“Seorang pemimpin harus mampu melakukan
beberapa pendekatan kepemimpinan, yakni, Soft
Power, Hard Power, Smart Power dan Hybrid
Power,” Ucap Sarundajang.
Karakter pemimpin Sulut kedepan akan berhasil
melakukan Geo-Strategy, jika memiliki karakter-karakter tersebut sambung SHS.
“Sebab ada saatnya pemimpin itu bersikap
lembut, dan ada saatnya dia harus tegas dalam mengemukakan gagasan serta
keputusannya. Namun tentu, diluar dari semua itu kecerdasan seorang pemimpin
juga dibutuhkan agar kekuasaan yang dia miliki benar-benar muncul dari arus
bawah secara alami,” jelasnya.
Di Momen Pengukuhan, mewakili presidium pusat
GMNI, Christin Walangarei dalam sambutannya mengatakan, kalau pihaknya menaruh
harapan besar pada Pengurus Korda yang baru.
Jalankan roda organisasi dengan semaksimal
mungkin, berdasarkan konstitusi organisasi. Seluruh kader GMNI harus disiplin,
untuk menjaga kesucian nama besar Bung Karno & Ideologi Marhaenisme. Pentingnya
juga melakukan tertib administrasi, sehingga bisa terus menjaga nama besar GMNI
dalam setiap proses kaderisasi yang akan digelar.
“Saya yakin, dibawa kepemimpinan Bung Clance
Teddy, Korda GMNI Sulut akan berkembang dan bergerak cepat melakukan perubahan
ditubuh GMNI," ungkapnya.
Clance Teddy sendiri usai proses pelantikan
mengatakan kalau dirinya akan berusaha maksimal mengemban amanah yang telah
dipercayakan, guna membesarkan GMNI di Sulut.
“Emas terbaik dihasilkan dari api yang panas
dan tempaan yang keras. Saya yakin dan optimis, dengan kerja keras dan kerja
sama seluruh Pengurus Korda GMNI Sulut periode 2015-2017 akan mampu bergerak
cepat membangun, membesarkan & menjaga kebesaran GmnI di Sulawesi
Utara," tegas Clance.
Hadir dalam pengukuhan Korda GMNI tersebut,
Kapolda Sulawesi Utara Drs. Wilmar Marpaung SH serta sejumlah alumni GMNI
lainnya seperti Bung Max Gagola, Bung Robert Plangitan, Mba Els Walangarei,
serta Bung Vikmen selaku pengurus Persatuan Alumni GMNI Provinsi Goronalo.
Susunan Pengurus Koordinator Daerah GMNI Sulawesi utara Ketua Clance Teddy
Wakil Ketua Stefanus Denny Wowor Wakil Ketua Rendy Rompas SH Wakil Ketua
Farland Lengkong SIP MAP Wakil Ketua Aprilia Regar STH MTH Sekertaris Edwin
Tumurang Bendahara John Rahasia. (MO3)

Post a Comment